Viral Hotel Disomasi dan Ditagih Royalti oleh LMKN Karena Dianggap Putar Musik Padahal Suara Burung

Kamis 14-08-2025,22:30 WIB
Reporter : Nisa D
Editor : Priya Satrio

"Kita pakai suara burung. Kita pengen memberikan suasana alam yang natural kepada tamu-tamu kami jadi kami tidak pakai musik," lanjutnya. 

Di penghujung video, dia mempertanyakan apakah pihak LMKN sudah melakukan survei terlebih dahulu ke lokasi sebelum melayangkan somasi. 

"Ngapain kalian kirim kayak gini? Kalian datang enggak? Cek dulu enggak? Apakah properti yang kalian kirim ini memang menggunakan musik atau tidak," tutup pria tersebut. 

Sontak, video tersebut viral dan ramai diunggah ulang sejumlah akun di media sosial lainnya hingga menuai banyak komentar dari warganet. 

BACA JUGA:Viral Borgol Tahanan Curanmor Macet, Polisi Minta Tolong Damkar

"Pengusaha sekarang kena gebuk segala penjuru, kanan ormas, kiri LMKN, atas pajak bawah oknum, izin sulit," tulis akun @rks***. 

"Jangan salahkan kami ya kalau nantinya lebih mendengarkan lagu luar daripada lagu negeri sendiri," tulis akun @sys***. 

"Nanti suara gemericik air di kolam juga kena royalti," tulis akun @bur***. 

"Enggak ngecek, enggak validasi, main kirim somasi kayak ormas," tulis akun @mik***. 

BACA JUGA:Viral Bupati Batanghari Disebut Ngambek hingga SK PPPK Ditahan Gegara Insiden Balon

"Kita merintis usaha jungkir balik setelah berjalan kenapa mereka jadi pungli modelnya wajib," tulis akun @wiw***. 

"Nanti lama-lama suara azan, bahasa daerah atau bahasa Inggris dan batuk juga dipajakin sama LMKN," tulis akun @omh***. 

"Kayaknya musisi di Indo bakal gak ada harganya. Orang juga males dengerin lagi kalau apa-apa kena royalti," tulis akun @awa***.

Kategori :