New York Times menyebutkan, insiden itu memicu serangkaian investigasi internal militer. Hasilnya, aksi tembak mati warga sipil dinilai “dapat dibenarkan”, meski laporan tersebut dirahasiakan dan tidak dilaporkan ke pimpinan Kongres AS.
Meski tidak menimbulkan krisis internasional besar saat itu, misi gagal ini dinilai memperlihatkan tingkat kerahasiaan sekaligus impunitas yang melingkupi operasi pasukan elit Amerika di berbagai belahan dunia.
Kategori :