SEMARAKNEWS.CO.ID - Direktur Utama PT Central Finansial X (CFX) Subani menilai bahwa Indonesia punya peluang besar mengoptimalkan adopsi kripto untuk mendukung pertumbuhan ekonomi domestik.
Menurutnya, kripto tidak hanya sebatas instrumen investasi, tetapi juga bisa diarahkan ke arah pembangunan berkelanjutan, termasuk pemanfaatan energi terbarukan dan efisiensi digital.
“Jika likuiditas meningkat, dampaknya bisa meluas ke sektor lain di perekonomian. Dengan populasi yang besar, Indonesia masih punya ruang luas untuk memperluas adopsi kripto dan memperkuat daya saing pasar domestik,” ujar Subani dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (16/9/2025).
Subani juga menegaskan bahwa aset global seperti Bitcoin dan Ethereum memang sangat dipengaruhi pasar internasional.
Namun, Indonesia tetap bisa memperkuat ketahanan pasar melalui inovasi produk lokal serta peningkatan likuiditas yang memberi dampak nyata bagi perekonomian nasional.
BACA JUGA:Harga Bitcoin Hari Ini Melemah ke US$115.000, Pasar Tunggu Keputusan Suku Bunga The Fed
Triple C 2025: Kripto dan Ekonomi Berkelanjutan
Untuk mewujudkan mimpi besar ini, CFX menggelar ajang CFX Crypto Conference 2025 (Triple C). Acara tahun ini mengusung tema “Crypto's Role in Indonesia’s Sustainable Economy, Innovation, Market Resilience, and Collaborative Regulation.”
Lewat acara ini, CFX ingin menegaskan bahwa kripto punya peran penting dalam membangun ekosistem berkelanjutan di Indonesia.
Tak hanya konferensi, Triple C 2025 juga menghadirkan penghargaan tahunan untuk pihak-pihak yang dinilai berkontribusi besar terhadap pertumbuhan industri kripto nasional.
“Penghargaan tahun ini diberikan kepada tiga pihak yang berjasa besar dalam mendorong pertumbuhan industri kripto Indonesia,” ucap Subani.
Indodax, Bappebti, dan Coinvestasi Raih Penghargaan
Dalam ajang Triple C 2025, tiga pihak berhasil meraih apresiasi:
-
Indodax – dinobatkan sebagai anggota dengan volume transaksi tertinggi sepanjang 2025.
-
Bappebti – mendapat penghargaan khusus atas kontribusi sebagai lembaga pemerintah yang merintis fondasi regulasi kripto di Indonesia.
-
Coinvestasi – diganjar penghargaan karena konsistensinya menyelenggarakan acara global yang meningkatkan literasi dan eksposur kripto di Tanah Air.
Menurut Subani, penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi, melainkan juga simbol kolaborasi untuk mendorong ekosistem kripto Indonesia terus berkembang sehat.
BACA JUGA:Era Baru Deteksi Nuklir, AI China Kini Mampu Tembus Kabut Rahasia Kapal Selam AS
Indodax: Komitmen Perkuat Ekosistem Kripto Nasional
Menanggapi penghargaan tersebut, CEO Indodax William Sutanto menyampaikan rasa syukur sekaligus tekad untuk semakin memperkuat peran Indodax di industri kripto nasional.
“Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa Indodax selalu berkomitmen menghadirkan platform yang aman, transparan, dan mudah diakses masyarakat,” ujar William.
Ia menegaskan bahwa Indodax tidak hanya fokus menjaga likuiditas pasar, tetapi juga mendorong inovasi yang bisa berdampak pada ekonomi digital Indonesia.
“Kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan masyarakat adalah kunci. Indodax siap menjadi bagian dari dialog aktif demi menciptakan ekosistem kripto Indonesia yang sehat dan kompetitif,” ucap William.
Masa Depan Kripto di Indonesia
Dari sisi regulator hingga pelaku industri, semuanya menyadari bahwa masa depan kripto di Indonesia bergantung pada tiga hal utama:
-
Regulasi yang adaptif dan jelas
-
Inovasi produk dan teknologi
-
Kolaborasi lintas sektor
Jika ketiganya berjalan seimbang, kripto bukan hanya sekadar instrumen spekulatif, melainkan juga motor baru pertumbuhan ekonomi yang selaras dengan visi pembangunan berkelanjutan Indonesia.