Lisa Mariana Bongkar Nama-Nama Cewek Diduga Dapat Uang dari RK, KPK Sampai Geleng-Geleng Kepala

Jumat 26-09-2025,11:56 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, Semaraknews.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut menanggapi manuver selebgram Lisa Mariana yang belakangan ramai di media sosial. Lisa meminta KPK ikut memeriksa sejumlah perempuan lain yang diduga menerima aliran dana dari mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Dalam unggahannya di Instagram, Lisa mengaku sudah menyodorkan daftar nama perempuan yang disebut kecipratan uang dari RK. Duit itu diduga bersumber dari kasus korupsi pengadaan iklan di Bank BJB.

Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengingatkan bahwa informasi semacam itu mestinya dititipkan langsung ke penyidik, bukan diumbar ke publik. “Harusnya LM menyampaikan itu pada saat diperiksa di sini, tidak di media sosial,” kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 25 September 2025.

Asep menegaskan Lisa sebenarnya sudah diberi ruang untuk bicara banyak saat pemeriksaan sebelumnya. Karena itu, ia menyindir gaya lempar bola di luar ruang pemeriksaan.

BACA JUGA:Menu Ikan Hiu Bikin Bocah di Ketapang Tumbang, BGN Ngeles Soal Kearifan Lokal

"Ini kan tiba-tiba di luar seperti itu, yang bersangkutan kan sudah dikasih kesempatan, dijelaskan gitu,” ujarnya.

Meski begitu, KPK tetap berjanji akan mendalami nama-nama perempuan yang disebut Lisa. “Sedang didalami gitu sama penyidik kalau sudah dikasih,” kata Asep.

Kasus korupsi pengadaan iklan Bank BJB memang panas sejak menyeret nama Ridwan Kamil, meski sampai sekarang KPK belum menjadwalkan pemeriksaannya. Sejauh ini, KPK baru menjerat eks Direktur Utama BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka. Ia diduga menyebabkan kerugian negara ratusan miliar rupiah.

“Rp222 miliar tersebut digunakan sebagai dana nonbudgeter oleh BJB,” ungkap Plh Direktur Penyidikan KPK Budi Sokmo Wibowo.

BACA JUGA:PSI Panen Kader Senior NasDem, Rusdi Masse Naik Waketum, Ahmad Ali Jadi Ketua Harian

Selain Yuddy, jajaran lain yang ikut terseret antara lain Corsec BJB Widi Hartono, serta pengendali sejumlah agensi periklanan dari Antedja Muliatana sampai Sophan Jaya Kusuma.

Total, BJB diduga menggelontorkan Rp409 miliar sepanjang 2021–2023 untuk belanja iklan TV, cetak, hingga online. Duit jumbo itulah yang belakangan terendus mengalir ke banyak pihak, bukan cuma ke media.

Kategori :