Kolaborasi dengan institusi pendidikan ternama turut memperkuat fondasi program ini.
Rosmalita dari Universitas Indonesia menyampaikan, “Hyundai Jump School menjadi wadah luar biasa bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang mereka pelajari di kampus sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial. Program ini mencetak lulusan yang unggul secara akademis dan berjiwa kepemimpinan.”
Sementara itu, Prof. Agus Jatnika Effendi dari ITB menambahkan, “Kami menyambut baik kemitraan ini. Melalui Hyundai Jump School, mahasiswa kami dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat dan memahami peran penting pendidikan dalam pembangunan sosial.”
BACA JUGA:Program Spesial Hyundai September 2025: Bunga 0 Persen, DP Ringan, hingga Asuransi Gratis
Dukungan Pemerintah dan Mitra Sosial
Pemerintah turut mengapresiasi inisiatif Hyundai. Setia Diarta, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian menegaskan, “Hyundai Jump School adalah bentuk kolaborasi konkret antara industri, akademisi, dan masyarakat. Program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi generasi muda, tetapi juga memperkuat SDM nasional menuju pendidikan inklusif.”
Dukungan juga datang dari Wahana Visi Indonesia (WVI) sebagai mitra pelaksana. Graha Christi Blegur menyampaikan, “Kami bangga kembali bermitra dengan Hyundai. Melalui program ini, kami ingin memperluas akses pendidikan berkualitas agar lebih banyak anak muda Indonesia dapat berkembang secara utuh.”
Perluasan Dampak Sosial di Batch 2
Hyundai Jump School Batch 2 melibatkan 100 mahasiswa terpilih dari Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang akan menjadi mentor bagi pelajar di berbagai lembaga pendidikan formal dan non-formal di Jabodetabek dan Bandung. Tahun ini, program ditargetkan menjangkau hingga 500 siswa di seluruh pusat pembelajaran.
Selain mahasiswa, Hyundai juga melibatkan karyawan profesional dari HMID dan Hyundai Motor Asia Pacific untuk berbagi wawasan praktis seputar dunia kerja, memperkuat nilai pengalaman dan tanggung jawab sosial bagi para peserta.
Jejak Sukses Batch Pertama
Pada Batch 1, program ini berhasil menghadirkan 50 mahasiswa dari UI yang mengajar di delapan pusat pembelajaran, seperti Panti Asuhan Desa Putra, SMK Lagoa, dan SDN Balimester 01. Sebanyak 230 siswa mengikuti kegiatan tersebut, dengan mahasiswa penerima beasiswa senilai 1.000.000 KRW dan peserta terbaik mendapatkan kesempatan field trip ke Korea Selatan serta magang di Hyundai Motors Indonesia dan Hyundai Motor Manufacturing Indonesia.