Hyundai menyiapkan fasilitas ini untuk memperkuat posisi mereka sebagai inovator teknologi hidrogen melalui dua fokus utama:
1. Sel Bahan Bakar Hidrogen Generasi Terbaru
Hyundai menargetkan peningkatan performa, daya tahan, dan efisiensi dibanding generasi sebelumnya, sambil menjaga harga tetap kompetitif. Fuel cell berfungsi menghasilkan listrik melalui reaksi hidrogen dan oksigen, menjadi sumber daya utama untuk kendaraan hidrogen modern.
2. PEM Electrolyzer Berperforma Tinggi
Pabrik ini akan menjadi fasilitas pertama di Korea yang memproduksi polymer electrolyte membrane (PEM) electrolyzer. Teknologi ini memungkinkan produksi hidrogen berkualitas tinggi dari air tanpa emisi karbon, menjadi komponen penting dalam mendorong pencapaian target emisi nol global. Berkat pengalaman hampir tiga dekade di bidang fuel cell, Hyundai kini mampu melakukan lokalisasi komponen electrolyzer hingga 90%.
Hyundai sebelumnya telah menyelesaikan containerized electrolyzer 1 MW yang tengah diuji dengan kemampuan produksi lebih dari 300 kg hidrogen per hari. Selain itu, Hyundai juga mengembangkan proyek 5 MW di Jeju sebagai bagian dari pembangunan ekosistem hidrogen hijau terintegrasi.
Pabrik dengan Platform Manufaktur Canggih
Fasilitas baru ini dirancang sebagai pusat produksi modern yang menggabungkan robotika, otomasi, dan sistem pemantauan pintar. Teknologi robot digunakan untuk meningkatkan efisiensi serta mengurangi beban kerja karyawan, sementara sistem keselamatan berbasis sensor akan meminimalkan risiko potensi kecelakaan.
Memperluas Ekosistem Hidrogen Korea
Sel bahan bakar yang diproduksi akan digunakan di berbagai aplikasi, mulai dari mobil penumpang, kendaraan niaga, alat berat, hingga sektor kelautan. Hyundai Motor Group juga terus memperluas solusi hidrogen di seluruh rantai nilai—mulai dari produksi, penyimpanan, transportasi, hingga pemanfaatan energi.
Acara peresmian ini juga menjadi momentum untuk mempererat kolaborasi antara pemerintah, industri, dan akademisi guna mempercepat pertumbuhan ekonomi hidrogen. Hyundai menegaskan komitmennya untuk memperluas kerja sama strategis demi mencapai target netral karbon dan membangun ekosistem hidrogen berkelanjutan.
Para peserta acara juga berkesempatan melihat langsung berbagai generasi fuel cell dan electrolyzer, serta kendaraan hidrogen seperti all-new NEXO SUV, truk, ekskavator, kapal, traktor, dan forklift yang menunjukkan luasnya potensi teknologi hidrogen.
Fasilitas tersebut diproyeksikan akan terus meningkat kapasitasnya seiring perkembangan pasar hidrogen global, sekaligus memperkuat infrastruktur produksi untuk masa depan energi bersih.
Dalam acara yang sama, Hyundai Motor menandatangani MoU dengan KGM Commercial, produsen bus Korea, untuk pasokan fuel cell—menegaskan peran penting pabrik Ulsan sebagai pusat pengembangan industri hidrogen.