SEMARAKNEWS.CO.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) kembali menghadirkan kabar menggembirakan bagi para pengguna layanan kereta api yang ingin bepergian saat libur panjang akhir tahun.
Menjelang periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), KAI resmi menyiapkan Kereta Api ekonomi komersial lengkap dengan promo diskon besar-besaran.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya KAI untuk memperluas layanan transportasi massal sekaligus mendukung mobilitas masyarakat pada momen liburan yang biasanya penuh sesak.
Mulai dari perjalanan jarak dekat hingga jarak jauh, promo ini dapat dinikmati di ratusan perjalanan kereta.
182 Kereta Dapat Diskon 30 Persen
Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa perusahaannya telah menyiapkan total 182 Kereta Api yang masuk ke dalam program diskon.
Di antaranya:
-
156 KA reguler
-
26 KA tambahan
Menurut Bobby, kebijakan promo ini merupakan bentuk pelaksanaan penugasan pemerintah untuk memastikan masyarakat bisa menikmati akses transportasi yang lebih terjangkau saat momen liburan besar.
“Sebagai implementasi penugasan pemerintah, KAI memberikan diskon sebesar 30 persen untuk 156 KA reguler dan 26 KA Tambahan,” ujar Bobby Rasyidin melalui unggahan di laman resmi KAI, Minggu (23/11/2025).
Promo diskon ini bukan sekadar potongan kecil KAI total menggelontorkan 1.509.080 tempat duduk khusus untuk tarif diskon 30 persen tersebut.
Namun, antusiasme masyarakat juga terbilang tinggi. Berdasarkan laporan resmi VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, pada Sabtu (29/11/2025), penjualan tiket promo sudah mencapai:
-
243.057 tiket terjual
-
Atau 16,3 persen dari total kursi promo yang disediakan
Ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak mau melewatkan kesempatan bepergian murah di masa liburan akhir tahun.
Periode Pembelian Tiket Promo
PT KAI membuka pembelian tiket promo ini cukup panjang, sehingga masyarakat bisa lebih leluasa merencanakan perjalanan.
Periode pembelian:
▶️ 21 November 2025 – 10 Januari 2026
Periode keberangkatan:
▶️ 22 Desember 2025 – 10 Januari 2026
Artinya, masyarakat bisa memanfaatkan tiket diskon untuk pulang kampung, liburan, atau perjalanan dinas selama puncak musim liburan.
Cara Membeli Tiket Kereta Diskon 30 Persen
Pembelian tiket diskon sudah dapat dilakukan melalui seluruh kanal penjualan resmi KAI, yaitu:
-
Aplikasi Access by KAI
-
Website resmi booking.kai.id
-
Loket dan mitra resmi KAI lainnya
Ketersediaan kursi bersifat real-time, sehingga disarankan untuk memesan lebih awal agar tidak kehabisan, terutama untuk rute favorit seperti Jakarta–Yogyakarta, Jakarta–Solo, Bandung–Surabaya, atau Malang–Jakarta.
Berikut daftar Kereta Api yang mendapatkan diskon 30 persen untuk liburan akhir tahun lengkap dengan rute:
KA Malabar (KA 67 dan 70), rute: Bandung–Malang pulang-pergi (pp)
KA Mutiara Selatan (KA 71 dan 72), rute: Bandung–Surabaya Gubeng pp
KA Senja Utama Solo (KA 73), rute: Solo Balapan–Pasar Senen
KA Fajar Utama Solo (KA 74), rute: Pasar Senen–Solo Balapan
KA Mataram (KA 75 dan 76), rute: Pasar Senen–Solo Balapan pp
KA Lodaya (KA 77 dan 80), rute: Bandung–Solo Balapan pp
KA Sancaka (KA 81 dan 88), rute: Yogyakarta–Surabaya Gubeng pp
KA Gaya Baru Malam Selatan (KA 89 dan 90), rute: Pasar Senen–Surabaya Gubeng pp
KA Jayabaya (KA 91 dan 92), rute: Pasar Senen–Malang pp
KA Harina (KA 95, 96, 99 dan 100), rute: Bandung–Surabaya Pasarturi pp
KA Bogowonto (KA 103 dan 104), rute: Pasar Senen–Lempuyangan pp
KA Gajahwong (KA 105 dan 106), rute: Pasar Senen–Lempuyangan pp
KA Senja Utama Yogyakarta (KA 107 dan 108), rute: Pasar Senen–Yogyakarta pp
KA Fajar Utama Yogyakarta (KA 109 dan 110), rute: Pasar Senen–Yogyakarta pp
KA Sawunggalih (KA 111 dan 116), rute: Pasar Senen–Kutoarjo pp
KA Gunungjati (KA 117 dan 120), rute: Gambir–Cirebon pp
KA Cakrabuana (KA 121 dan 124), rute: Gambir–Cirebon pp
KA Cirebon Fakultatif (KA 125 dan 126), rute: Gambir–Cirebon pp
KA Pangandaran (KA 127 dan 128), rute: Gambir–Banjar pp
KA Papandayan (KA 129 dan 130), rute: Gambir–Garut pp
KA Parahyangan (KA 131, 134, 135 dan 136), rute: Gambir–Bandung pp
KA Madiun Jaya (KA 143 dan 144), rute: Pasar Senen–Madiun pp
KA Blambangan Ekspres (KA 145 dan 146), rute: Pasar Senen–Ketapang pp
KA Singasari (KA 149 dan 150), rute: Pasar Senen–Blitar pp
KA Brantas (KA 151 dan 152), rute: Pasar Senen–Blitar pp
KA Ranggajati (KA 153 dan 154), rute: Cirebon–Jember pp
KA Wijaya Kusuma (KA 157 dan 158), rute: Cilacap–Ketapang pp
KA Bangunkarta (KA 161 dan 162), rute: Pasar Senen–Jombang pp
KA Gumarang (KA 163 dan 164), rute: Pasar Senen–Surabaya Pasarturi pp
KA Dharmawangsa Ekspres (KA 165 dan 166), rute: Pasar Senen–Surabaya Pasarturi pp
KA Kertanegara (KA 167 dan 168), rute: Purwokerto–Malang pp
KA Malioboro Ekspres (KA 169 dan 170), rute: Purwokerto–Malang pp
KA Ciremai (KA 171 dan 172), rute: Bandung–Semarang Tawang pp
KA Menoreh (KA 175 dan 176), rute: Pasar Senen–Semarang Tawang pp
KA Tawang Jaya Premium (KA 178 dan 179), rute: Pasar Senen–Semarang Tawang pp
KA Kamandaka (KA 181, 183, 191 dan 194 dan 197), rute: Cilacap/Purwokerto–Semarang Tawang pp
KA Joglosemarkerto (KA 185, 187, 193, 201 dan 202), rute: Semarang Tawang–Purwokerto–Solo Balapan–Semarang Tawang pp
KA Tegal Bahari (KA 203 dan 204), rute: Pasar Senen–Tegal pp
KA Mutiara Timur (KA 209 dan 210), rute: Surabaya Pasarturi–Ketapang pp
KA Kaligung (KA 213–222), rute: Cirebon Prujakan/Brebes/Tegal–Semarang Poncol pp
KA Sancaka Utara (KA 233 dan 236), rute: Cilacap–Surabaya Pasarturi pp
KA Ijen Ekspres (KA 233 dan 236), rute: Malang–Ketapang pp
KA Majapahit (KA 245 dan 246), rute: Pasar Senen–Malang pp
KA Logawa (KA 247 dan 248), rute: Purwokerto–Ketapang pp
KA Jayakarta (KA 251 dan 252), rute: Pasar Senen–Surabaya Gubeng pp
KA Kertajaya (KA 253 dan 254), rute: Pasar Senen–Surabaya Pasarturi pp
KA Jaka Tingkir (KA 255 dan 256), rute: Pasar Senen–Solo Balapan pp
KA Progo (KA 257 dan 258), rute: Pasar Senen–Lempuyangan pp
KA Tawang Jaya (KA 259 dan 260), rute: Pasar Senen–Semarang Poncol pp
KA Ambarawa Ekspres (KA 263 dan 266), rute: Semarang Poncol–Surabaya Pasarturi pp
KA Matarmaja (KA 269 dan 270), rute: Pasar Senen–Malang pp
KA Pasundan (KA 275 dan 276), rute: Kiaracondong–Surabaya Gubeng pp
KA Batavia (KA 7005 dan 7006), rute: Gambir–Solo Balapan pp
KA Lodaya Tambahan (KA 7011 dan 7014), rute: Bandung–Solo Balapan pp
KA Brantas Tambahan (KA 7015 dan 7016), rute: Pasar Senen–Blitar pp
KA Kertajaya Tambahan (KA 7017 dan 7018), rute: Pasar Senen–Surabaya Pasarturi pp
KA Tambahan (KA 7025 dan 7026), rute: Pasar Senen–Solo Balapan pp
KA Kutojaya Utara (KA 7027 dan 7028), rute: Pasar Senen–Kutoarjo pp
KA Kutojaya Selatan Tambahan (KA 7029 dan 7030), rute: Kiaracondong–Kutoarjo pp
KA Tambahan (KA 7021 dan 7022), rute: Kiaracondong–Surabaya Gubeng pp
KA Tambahan (KA 10229 dan 10240), rute: Pasar Senen–Lempuyangan pp
KA Pangrango (KA 223 dan 230), rute: Bogor–Sukabumi pp
KA Banyubiru Ekspres (KA 231 dan 232), rute: Semarang Tawang–Solo Balapan pp
KA Blora Jaya (KA 261 dan 262), rute: Semarang Poncol–Cepu pp
KA Banyubiru (KA 267 dan 268), rute: Semarang Tawang–Solo Balapan pp
KA Sribilah Utama (KA U51 dan U56), rute: Medan–Rantau Prapat pp
KA Argo Anjasmoro (KA 29F dan 20F), rute: Surabaya Pasaturi-Gambir pp
KA Arjuno Eksperss (KA 65F dan 66F), rute: Surabaya Gubeng-Malang pp
KA Purwojaya (KA 50F, 53F, 58F, dan 57F), rute: Gambir-Cilacap pp