Lebih jauh, Asnawi menegaskan bahwa dirinya sebenarnya sudah lama ingin menyerahkan ban kapten kepada pemain lain.
Ia menyebut bahwa sebelum Piala Asia, ia sempat berbicara kepada asisten pelatih Nova Arianto agar ban kapten diberikan kepada Jordi Amat.
Namun, Nova menyampaikan bahwa Shin Tae-yong masih mempercayakan ban kapten kepada Asnawi, sehingga keputusan tersebut tetap bertahan.
Asnawi Mangkualam juga mengungkapkan bahwa sebelum laga kontra Australia di GBK, ia kembali berinisiatif menyerahkan jabatan itu kepada Jay Idzes.
Ia bahkan mengajak beberapa pemain senior lain—Sandy Walsh, Thom Haye, dan Rizky Ridho—untuk berdiskusi mengenai struktur kepemimpinan di lapangan. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih.
“Coach Shin tetap mempercayakan kapten utama kepada saya dan Jay sebagai wakilnya. Semua pemain yang saya sebutkan bisa mengonfirmasi hal ini,” tulis Asnawi.
BACA JUGA:Daftar Lowongan Kerja Alfamart Akhir 2025 untuk Lulusan SMA hingga S1
Akhiri Polemik yang Sudah Terlalu Lama
Asnawi menutup penjelasannya dengan menegaskan bahwa isu ini seharusnya tidak lagi diperdebatkan, karena keputusan kapten selalu berada di tangan pelatih, bukan pemain maupun pihak eksternal.
Klarifikasi ini diharapkan bisa menghentikan spekulasi yang telah berlarut-larut dan meredam salah paham yang berkembang di kalangan suporter.