Kargo Technologies Gandeng Mitra Strategis, Perluas Armada Logistik Listrik di Indonesia

Selasa 02-12-2025,17:14 WIB
Reporter : Jeany Pohan
Editor : Priya Satrio

Bangun “Electrified Silk Road”

Visi jangka panjang Kargo adalah membangun “Electrified Silk Road”, sebuah jaringan logistik asset-light berbasis AI yang menghubungkan produsen hingga konsumen di Asia Tenggara, Timur Tengah, dan negara-negara Global South.

Dengan mengombinasikan elektrifikasi armada dan kecerdasan buatan di setiap proses pengiriman, Kargo menargetkan terciptanya jalur perdagangan yang lebih bersih, cepat, dan transparan, melampaui model logistik konvensional berbasis bahan bakar fosil.

BACA JUGA:Indomobil Emotor Sprinto vs Honda Vario 125: Harga Mirip, Pilih Motor Listrik atau Bensin?

Dukungan Pemerintah dan Industri

Acara peluncuran yang digelar di Jakarta tersebut dihadiri lebih dari 150 pemangku kepentingan, termasuk perwakilan pemerintah, produsen EV, lembaga pembiayaan, serta media. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan meningkatnya perhatian publik dan swasta terhadap transisi logistik hijau di Indonesia.

Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Bakrie menegaskan pentingnya peran sektor swasta dalam mewujudkan transisi energi.

“Pemerintah sudah menetapkan arah yang jelas, tetapi sektor privat yang harus menerjemahkannya menjadi proyek nyata, armada nyata, dan lapangan kerja nyata. Ekosistem logistik EV Indonesia menunjukkan bahwa kita bisa memimpin logistik hijau sekaligus menciptakan ribuan lapangan kerja berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, menyoroti meningkatnya investasi Tiongkok di sektor EV dan logistik digital Indonesia.

“Kolaborasi ini mendukung transisi energi Indonesia, membuka lapangan kerja berkualitas, dan memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis dalam membangun jalur perdagangan bersih dan efisien antara Tiongkok dan Asia Tenggara,” jelasnya.

Kategori :