Fase Darurat Belum Usai! BNPB Ungkap Kondisi Terkini 27 Daerah di Aceh hingga Sumbar

Kamis 18-12-2025,20:13 WIB
Reporter : Jeany Pohan
Editor : Priya Satrio

JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bahwa hingga saat ini masih terdapat 27 kabupaten dan kota di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang memberlakukan status tanggap darurat bencana.

Jumlah tersebut bertambah setelah satu daerah memperpanjang masa tanggap daruratnya.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengungkap bahwa status tanggap darurat yang kini memasuki fase kedua difokuskan pada upaya pemulihan wilayah terdampak.

BACA JUGA:BNPB dan ADEXCO Gelar Pameran Manajemen Bencana Asia di IEE Series 2025

“Hingga hari ini, masih ada 27 kabupaten dan kota yang menetapkan status tanggap darurat. Terdapat satu daerah yang memperpanjang masa tanggap daruratnya,” ujar Abdul Muhari dalam konferensi pers, Kamis 18 Desember 2025.

Fokus Pemulihan dan Pembukaan Akses Terisolasi

Pada fase lanjutan ini, pemerintah mengintensifkan berbagai langkah pemulihan, mulai dari pembukaan jalur transportasi yang terputus, pemulihan akses komunikasi, hingga penyaluran bantuan logistik bagi masyarakat terdampak.

Abdul Muhari menambahkan, sesuai arahan Presiden, fase kedua tanggap darurat juga menjadi awal transisi menuju early recovery atau pemulihan dini.

"Selain memastikan distribusi bantuan, pembukaan akses jalan, komunikasi, dan energi, kami juga mulai mengoptimalkan langkah-langkah pemulihan awal di daerah terdampak,” jelasnya.

BACA JUGA:BNPB dan ADEXCO Gelar Pameran Manajemen Bencana Asia di Jakarta, Fokus pada Inovasi dan Teknologi

Pembangunan Hunian Sementara dan Tetap Dipercepat

BNPB bersama pemerintah daerah juga telah memulai pembangunan hunian sementara (huntara) serta merencanakan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

Pembangunan huntara akan dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah terdampak, menyesuaikan dengan kebutuhan dan usulan dari masing-masing pemerintah daerah.

“Target utama kami adalah mempercepat pembangunan hunian sementara dan hunian tetap. Huntara akan dibangun di seluruh daerah terdampak sesuai kebutuhan yang diajukan oleh pemerintah daerah,” ungkap Abdul Muhari.

BACA JUGA:Lowongan Kerja BNPB untuk Lulusan D3 dan S1, Cek Posisi dan Kualifikasinya!

Korban Banjir dan Longsor Tembus Seribu Jiwa

BNPB juga memperbarui data korban jiwa akibat banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera. Hingga 18 Desember 2025, jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 1.068 orang.

Rincian korban meninggal dunia sebagai berikut:

Kategori :