Transaksi Digital Makin Aman! Jalin Gandeng BPC Perkuat Sistem Deteksi Fraud Nasional

Minggu 21-12-2025,23:04 WIB
Reporter : Jeany Pohan
Editor : Priya Satrio

JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin), bagian dari Holding BUMN Danareksa, resmi menjalin kerja sama strategis dengan BPC melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang berlangsung dalam ajang BFN Fest 2025.

Kolaborasi ini bertujuan memperkuat kemampuan deteksi dan penanggulangan fraud pada transaksi pembayaran digital di Indonesia.

Langkah tersebut diambil sebagai upaya menjaga keamanan sistem pembayaran nasional sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem keuangan digital yang terus berkembang pesat.

Jawaban atas Meningkatnya Ancaman Kejahatan Siber

Pertumbuhan transaksi digital yang signifikan turut diiringi meningkatnya risiko kejahatan siber dan penipuan transaksi. Menyadari tantangan tersebut, Jalin dan BPC sepakat untuk memperkuat sistem fraud management sebagai prioritas utama.

Melalui kerja sama ini, Jalin akan memperluas pemanfaatan SmartVista Fraud Management System milik BPC. Sistem ini memungkinkan pemantauan transaksi secara real-time, mempercepat proses investigasi, serta meningkatkan kemampuan mitigasi risiko bagi bank, fintech, dan lembaga keuangan yang terhubung dalam jaringan Jalin.

BACA JUGA:Resmi di Indonesia! TECNO SPARK 40 Bawa AI Canggih, Baterai Jumbo, Harga Mulai Rp1 Jutaa

Teknologi Modular dan Skalabel untuk Kebutuhan Masa Depan

SmartVista Fraud Management System dikenal memiliki performa stabil dan andal dalam mendukung pengendalian risiko pada layanan switching pembayaran Jalin.

Dengan arsitektur teknologi yang modular dan skalabel, sistem keamanan dapat ditingkatkan secara bertahap mengikuti perkembangan pola ancaman dan kebutuhan industri keuangan digital.

Pendekatan ini memungkinkan ekosistem pembayaran untuk tetap adaptif tanpa mengganggu kelancaran layanan transaksi yang sudah berjalan.

Jalin: Sejalan dengan Arah Kebijakan Bank Indonesia

Direktur Jalin, Eko Dedi Rukminto, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat ketahanan infrastruktur sistem pembayaran nasional.

Menurutnya, penguatan kapabilitas operasional, khususnya pada aspek fraud detection system, menjadi fokus utama agar seluruh transaksi pembayaran digital yang melewati jaringan Link dapat berlangsung aman, terukur, dan andal, sejalan dengan arah kebijakan Bank Indonesia.

BACA JUGA:Hyptec SSR Pecahkan Rekor Dunia Guinness, Bukti Kekuatan Teknologi Global GAC Group

BPC: Kepercayaan Jadi Fondasi Ekosistem Digital

Kategori :