Daftar 10 Provinsi Tujuan Terfavorit Libur Nataru 2025/2026

Jumat 26-12-2025,14:45 WIB
Reporter : Darmawan
Editor : Darmawan

SEMARAKNEWS.CO.ID - Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 diprediksi kembali menjadi momen lonjakan mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Jutaan orang diperkirakan melakukan perjalanan, baik untuk mudik ke kampung halaman, berlibur ke destinasi wisata, maupun berkumpul bersama keluarga.

Pemerintah memproyeksikan pergerakan masyarakat pada libur akhir tahun kali ini akan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal tersebut sejalan dengan aktivitas ekonomi yang semakin pulih serta tingginya minat masyarakat untuk bepergian setelah padatnya aktivitas kerja dan sekolah sepanjang tahun.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa potensi pergerakan masyarakat pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mencapai angka yang sangat besar.

“Menurut survei, 42,01 persen penduduk Indonesia atau sekitar 119,5 juta orang berpotensi melakukan perjalanan, baik antarprovinsi maupun dalam provinsi, pada masa libur Nataru 2025/2026,” ujar Dudy, dikutip dari laman resmi Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jumat (5/12/2025).

Survei ini dilakukan oleh Kemenhub melalui Badan Kebijakan Transportasi yang bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Komunikasi dan Digital, serta kalangan akademisi.

BACA JUGA:Toyota Rush 2025 Resmi Meluncur di Indonesia, Ini Spesifikasi Lengkap, Harga, dan Simulasi Cicilan Kredit

Hasilnya menunjukkan adanya tren peningkatan pergerakan masyarakat secara nasional selama periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

Berdasarkan hasil survei, potensi pergerakan masyarakat pada libur Nataru 2025/2026 mengalami peningkatan sebesar 2,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada Nataru tahun lalu, potensi pergerakan tercatat sebesar 39,30 persen. Sementara pada tahun ini meningkat menjadi 42,01 persen, atau setara dengan 119,5 juta orang.

Kenaikan ini menunjukkan bahwa minat masyarakat untuk melakukan perjalanan saat libur akhir tahun semakin tinggi, seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi dan meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk bepergian jarak jauh.

Hasil survei juga mengungkap bahwa Pulau Jawa masih menjadi tujuan utama pergerakan masyarakat secara nasional selama libur Nataru 2025/2026. Provinsi-provinsi di Pulau Jawa dinilai memiliki daya tarik kuat, baik sebagai tujuan mudik maupun destinasi wisata.

Dari seluruh provinsi di Indonesia, Jawa Tengah tercatat sebagai daerah tujuan favorit dengan jumlah pergerakan tertinggi.

Berdasarkan Survei Potensi Pergerakan Masyarakat selama libur Nataru 2025/2026, Jawa Tengah menempati posisi teratas sebagai provinsi tujuan favorit masyarakat.

Jumlah pergerakan menuju Jawa Tengah diperkirakan mencapai 20,23 juta orang, mengungguli provinsi-provinsi lain di Indonesia.

Tingginya angka ini tak lepas dari peran Jawa Tengah sebagai daerah asal mudik sekaligus tujuan wisata favorit, seperti Yogyakarta, Solo, Semarang, hingga kawasan pegunungan dan pantai.

Di posisi kedua, Jawa Timur mencatatkan potensi pergerakan sebanyak 16,83 juta orang, disusul Jawa Barat dengan 16,61 juta orang.

Daftar 10 Provinsi Tujuan Terfavorit Libur Nataru 2025/2026

Berikut daftar sepuluh provinsi dengan jumlah pergerakan tertinggi selama libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026:

  1. Jawa Tengah: 20,23 juta orang

  2. Jawa Timur: 16,83 juta orang

  3. Jawa Barat: 16,61 juta orang

  4. D.I. Yogyakarta: 9,38 juta orang

  5. Sulawesi Selatan: 7,96 juta orang

  6. Sumatra Utara: 5,53 juta orang

  7. DKI Jakarta: 5,26 juta orang

  8. Bali: 4,31 juta orang

  9. Nusa Tenggara Timur: 2,60 juta orang

  10. Lampung: 2,35 juta orang

Data ini menunjukkan bahwa meskipun Pulau Jawa masih mendominasi, sejumlah provinsi di luar Jawa juga menjadi destinasi penting dalam pergerakan masyarakat selama libur Nataru.

Selain tujuan perjalanan, survei juga mencatat moda transportasi favorit yang digunakan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Hasilnya menunjukkan bahwa transportasi darat masih mendominasi pilihan masyarakat.

BACA JUGA:Honda Dio, Motor Matik Rp11 Jutaan dengan Teknologi Injeksi: Murah, Irit, dan Cocok untuk Harian

Berikut rincian persentase moda transportasi yang digunakan:

  • Mobil pribadi: 42,78 persen atau 51,12 juta orang

  • Sepeda motor: 18,41 persen atau 22,00 juta orang

  • Bus: 8,17 persen atau 9,76 juta orang

  • Mobil sewa: 7,43 persen atau 8,87 juta orang

  • Mobil travel: 6,39 persen atau 7,64 juta orang

  • Pesawat: 3,57 persen atau 4,27 juta orang

  • Kereta api jarak jauh: 3,29 persen atau 3,94 juta orang

  • Kapal penyeberangan: 3,14 persen atau 3,75 juta orang

  • Kapal laut: 2,20 persen atau 2,62 juta orang

  • Commuter line: 1,93 persen atau 2,30 juta orang

Dominasi kendaraan pribadi menunjukkan bahwa fleksibilitas dan kenyamanan masih menjadi pertimbangan utama masyarakat saat bepergian di momen libur panjang akhir tahun.

Dengan potensi pergerakan yang sangat besar, pemerintah diharapkan terus meningkatkan kesiapan infrastruktur transportasi, pengaturan lalu lintas, serta aspek keselamatan perjalanan.

Koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah menjadi kunci untuk memastikan arus Nataru 2025/2026 berjalan aman dan lancar.

 

Masyarakat juga diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memilih waktu keberangkatan yang tepat, serta memastikan kondisi kendaraan dan kesehatan sebelum bepergian.

Kategori :

Terpopuler