Daftar Orang Paling Kaya di Asia 2025 Versi Forbes: China dan India Kuasai Papan Atas!

Selasa 30-12-2025,14:10 WIB
Reporter : Darmawan
Editor : Darmawan

SEMARAKNEWS.CO.ID - Pertanyaan tentang siapa orang paling kaya di dunia pada 2025 selalu menarik perhatian publik, terutama di tengah kondisi ekonomi global yang terus bergerak dinamis.

Fluktuasi pasar saham, perubahan nilai tukar, hingga performa perusahaan teknologi dan energi membuat peta kekayaan para miliarder dunia berubah dengan cepat.

Menjawab rasa penasaran tersebut, Forbes kembali merilis daftar The Real-Time Billionaires di penghujung tahun 2025.

Daftar ini menjadi acuan populer karena menampilkan nilai kekayaan bersih para miliarder secara real-time, mengikuti pergerakan harga saham dan aset publik lainnya.

Yang menarik, akhir 2025 menjadi momentum penting bagi Asia. Posisi teratas dalam daftar miliarder dunia, khususnya di kawasan Asia, kini didominasi oleh pengusaha dari China dan India, menandai pergeseran pusat kekuatan ekonomi global yang semakin nyata.

Apa Itu Forbes Real-Time Billionaires? Ini Bedanya dengan Daftar Tahunan

Forbes menjelaskan bahwa Real-Time Billionaires berbeda dengan daftar tahunan World’s Billionaires yang biasanya dirilis sekali dalam setahun.

Dalam daftar real-time, nilai kekayaan dapat berubah setiap saat, bahkan dari menit ke menit. Perubahan ini terjadi karena:

  • Naik turunnya harga saham perusahaan publik

  • Fluktuasi pasar keuangan global

  • Perubahan nilai aset investasi

Dengan sistem ini, posisi para miliarder menjadi sangat dinamis. Satu hari bisa berada di peringkat teratas, keesokan harinya bisa turun beberapa posisi hanya karena koreksi saham.

Sementara itu, World’s Billionaires List menggunakan metode perhitungan tahunan. Tujuannya untuk memberikan gambaran umum tentang siapa saja individu terkaya di dunia dalam satu tahun tertentu, tanpa memperhitungkan perubahan harian.

BACA JUGA:Saudi Arabia Jadi Destinasi Bulan Madu Baru Favorit Pasangan Indonesia

Asia Makin Mendominasi Daftar Orang Terkaya Dunia

Berdasarkan Forbes The Real-Time Billionaires List per Sabtu (27/12/2025), Asia menunjukkan dominasinya. Pengusaha dari China, India, Jepang, dan Hong Kong mengisi hampir seluruh jajaran teratas orang terkaya di kawasan ini.

Dominasi ini mencerminkan kuatnya sektor teknologi, energi, infrastruktur, ritel, dan kendaraan listrik di Asia, yang terus berkembang meski ekonomi global menghadapi tantangan.

Berikut daftar 10 orang terkaya di Asia akhir 2025 versi Forbes:

1. Mukesh Ambani (India)

Mukesh Ambani menempati posisi puncak sebagai orang terkaya di Asia 2025 dengan kekayaan bersih mencapai 92,5 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 1.551 triliun.

Kekayaan Ambani bersumber dari Reliance Industries, konglomerasi raksasa yang bergerak di sektor energi, petrokimia, ritel, dan telekomunikasi. Ekspansi agresif Reliance ke sektor digital dan energi terbarukan turut mendongkrak nilai perusahaan.

2. Zhang Yiming (China)

Pendiri ByteDance, perusahaan induk TikTok (Douyin), Zhang Yiming mencatatkan kekayaan 65,5 miliar dollar AS, setara Rp 1.098 triliun.

Meski kerap diterpa isu regulasi global, TikTok tetap menjadi mesin pertumbuhan utama ByteDance dengan basis pengguna yang terus meluas di berbagai negara.

3. Zhong Shanshan (China)

Zhong Shanshan dikenal sebagai pengusaha minuman dan farmasi melalui Nongfu Spring dan Beijing Wantai. Kekayaannya mencapai 57,7 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 967,7 triliun.

Bisnis air minum dalam kemasan dan sektor kesehatan yang stabil membuat kekayaannya relatif tahan terhadap gejolak ekonomi.

4. Gautam Adani (India)

Pendiri Adani Group ini mengantongi kekayaan 56,3 miliar dollar AS, setara Rp 944,3 triliun.

Konglomerasi Adani bergerak di sektor infrastruktur, energi, pelabuhan, dan komoditas, yang menjadi tulang punggung pembangunan ekonomi India.

5. Ma Huateng (China)

Ma Huateng, pendiri Tencent Holdings, memiliki kekayaan 56,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 942,6 triliun.

Tencent dikenal sebagai raksasa teknologi dengan bisnis di layanan internet, media sosial, gim online, hingga investasi global di sektor digital.

6. Tadashi Yanai & Keluarga (Jepang)

Pemilik Fast Retailing, induk Uniqlo, Tadashi Yanai & keluarga mencatatkan kekayaan 45,1 miliar dollar AS, setara Rp 756,4 triliun.

Kesuksesan Uniqlo sebagai brand global dengan konsep pakaian fungsional membuat bisnisnya tetap solid di tengah perubahan tren fashion.

7. Lei Jun (China)

Pendiri Xiaomi, Lei Jun memiliki kekayaan 43,5 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 729,6 triliun.

Selain ponsel pintar, ekspansi Xiaomi ke sektor kendaraan listrik (EV) menjadi pendorong utama pertumbuhan nilai perusahaan.

8. Colin Huang (China)

BACA JUGA:ARMY Kaget! Live Perdana Suga BTS Ternyata Penuh Kejutan Manis, Pamer Kucing Rahasia Bernama Tang

Pengusaha e-commerce ini mencatatkan kekayaan 42,3 miliar dollar AS, setara Rp 709,5 triliun.

Colin Huang dikenal sebagai pendiri platform belanja daring yang mengandalkan model sosial dan harga kompetitif, menarik jutaan pengguna di China.

9. Li Ka-shing (Hong Kong)

Konglomerat legendaris Asia ini memiliki kekayaan 38,9 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 652,4 triliun.

Melalui CK Hutchison Holdings dan CK Asset, bisnis Li Ka-shing tersebar di berbagai sektor, mulai dari properti hingga telekomunikasi.

10. Robin Zeng (Hong Kong)

Pendiri CATL (Contemporary Amperex Technology Co. Limited), raksasa baterai kendaraan listrik dunia, mengantongi kekayaan 37,9 miliar dollar AS, setara Rp 635,7 triliun.

 

Lonjakan permintaan baterai EV global menjadikan CATL sebagai pemain kunci dalam transisi energi bersih.

Kategori :

Terpopuler