Bandara Asia Perketat Pemeriksaan Kesehatan usai Muncul Kasus Virus Nipah di India

Selasa 27-01-2026,17:30 WIB
Reporter : Jeany Pohan
Editor : Priya Satrio

JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Virus Nipah di India kembali menjadi perhatian internasional setelah sejumlah bandara di Asia memperketat pemeriksaan kesehatan penumpang seperti era COVID-19.

Langkah antisipasi penyebaran virus Nipah dilakukan oleh beberapa negara Asia, termasuk Thailand, Nepal, dan Taiwan, yang meningkatkan pengawasan terhadap pelancong dari wilayah India.

Kebijakan ini muncul setelah laporan kasus virus Nipah di Benggala Barat yang memicu kewaspadaan otoritas kesehatan regional.

BACA JUGA:FK Universitas Brawijaya Buka Lowongan Kerja Tenaga Kependidikan, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Negara Asia Tingkatkan Pengawasan Bandara

Thailand menjadi salah satu negara yang memperketat pemeriksaan kesehatan di bandara dengan memantau penumpang dari wilayah terdampak virus Nipah.

Otoritas kesehatan Thailand melakukan pemeriksaan suhu tubuh, pemantauan gejala, serta pengisian kartu informasi kesehatan di Bandara Suvarnabhumi, Don Mueang, dan Phuket.

Nepal juga meningkatkan pengawasan virus Nipah di perbatasan India, dengan memperketat pemeriksaan di Bandara Internasional Tribhuvan dan pos perbatasan darat utama.

Taiwan mengambil langkah lebih lanjut dengan rencana pengklasifikasian virus Nipah sebagai penyakit menular kategori tertinggi, yang mewajibkan pelaporan cepat dan pengendalian ketat.

BACA JUGA:MBG Ponpes MIS Sarang Rembang Diresmikan, Fokus Penuhi Gizi Santri

Karakteristik dan Risiko Virus Nipah

Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan seperti kelelawar dan babi ke manusia, serta melalui kontak dekat antar manusia.

Gejala awal infeksi virus Nipah meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, muntah, dan sakit tenggorokan.

Dalam kasus berat, virus Nipah dapat menyebabkan gangguan pernapasan, pneumonia, hingga peradangan otak yang berpotensi fatal.

Para ahli menyebut tingkat kematian virus Nipah tergolong tinggi, berkisar antara 40 hingga 75 persen, dan hingga kini belum tersedia vaksin yang efektif.

Situasi Kasus Virus Nipah di India

Pemerintah India menyatakan bahwa situasi wabah virus Nipah di India masih dalam kendali, dengan jumlah kasus yang relatif terbatas.

Wilayah Kerala dan Benggala Barat dikenal sebagai daerah endemik virus Nipah, sehingga tetap berada dalam status siaga kesehatan.

Kategori :