SEMARAKNEWS.CO.ID - Perayaan Tahun Baru Imlek identik dengan berbagai hidangan simbolis yang sarat makna. Salah satunya adalah ikan bandeng.
Ikan ini kerap hadir di meja makan keluarga Tionghoa karena dipercaya melambangkan:
-
Rezeki berlimpah
-
Kemakmuran
-
Keberuntungan di tahun baru
Selain maknanya, bandeng juga digemari karena rasanya gurih dan teksturnya lembut sehingga cocok diolah menjadi berbagai masakan, mulai dari goreng, kuah, hingga kukus saus spesial.
Namun, mengolah bandeng tidak selalu mudah.
Jika salah teknik, dagingnya bisa:
-
Mudah hancur
-
Amis
-
Lengket di wajan
-
Tidak menarik saat disajikan
Agar hidangan Imlek kamu tampil cantik dan lezat, berikut tips penting yang bisa diterapkan.
1. Pilih Bandeng yang Benar-Benar Segar
Kunci utama masakan bandeng yang enak dimulai dari bahan bakunya.
Bandeng segar memiliki tekstur daging yang lebih kuat sehingga tidak mudah hancur saat dimasak.
Ciri Bandeng Segar
Perhatikan beberapa tanda berikut:
-
Mata jernih dan tidak keruh
-
Insang merah cerah
-
Sisik mengkilap
-
Daging kenyal saat ditekan
-
Tidak berbau menyengat
Ikan yang sudah tidak segar biasanya lebih lembek dan mudah rusak ketika digoreng atau dimasak kuah.
2. Bersihkan Bandeng Secara Menyeluruh
Bau amis sering kali berasal dari sisa darah dan kotoran di bagian perut.
Karena itu, proses pembersihan tidak boleh asal.
Cara Membersihkan yang Benar
-
Cuci di bawah air mengalir
-
Belah perut dengan hati-hati
-
Buang seluruh isi perut
-
Kerok bagian hitam di rongga perut
-
Bilas berulang hingga bersih
Langkah ini sangat efektif mengurangi bau amis sejak awal.
3. Lumuri Bahan Penghilang Amis Alami
Sebelum dimasak, bandeng sebaiknya dimarinasi terlebih dahulu.
Gunanya untuk:
-
Menghilangkan bau amis
-
Menguatkan tekstur daging
-
Menambah cita rasa
Bahan Alami yang Bisa Dipakai
-
Air jeruk nipis
-
Lemon
-
Cuka beras
-
Jahe halus
-
Bawang putih halus
Lumuri ikan lalu diamkan sekitar 10–15 menit sebelum diolah.
4. Gunakan Teknik Memasak yang Tepat
BACA JUGA:Jangan Lewatkan! 4 Lowongan Kerja Resmi yang Buka Awal Februari 2026
Tekstur bandeng yang lembut membuatnya rentan hancur jika terlalu sering diaduk.
Karena itu, teknik memasak harus diperhatikan.
Saat Menggoreng
-
Pastikan minyak benar-benar panas
-
Masukkan ikan perlahan
-
Jangan sering dibalik
-
Tunggu satu sisi kering dulu
Minyak panas membantu permukaan ikan cepat kering sehingga tidak lengket.
Untuk Masakan Kuah atau Kukus
-
Susun ikan dengan rapi
-
Jangan terlalu sering diaduk
-
Biarkan matang perlahan
Semakin sedikit sentuhan, semakin utuh hasilnya.
5. Masak dengan Api Sedang
Kesalahan umum saat memasak bandeng adalah menggunakan api terlalu besar.
Akibatnya:
-
Luar cepat matang
-
Dalam masih rapuh
-
Mudah hancur saat diangkat
Gunakan api sedang agar panas merata.
Dengan waktu memasak yang cukup, daging bandeng akan:
-
Matang sempurna
-
Tetap utuh
-
Lembut saat disantap
Kenapa Bandeng Identik dengan Imlek?
Dalam tradisi Tionghoa, ikan melambangkan kelimpahan.
Kata “ikan” dalam bahasa Mandarin terdengar mirip dengan kata “kelebihan rezeki”.
Karena itu, menyajikan ikan — termasuk bandeng — dipercaya membawa harapan:
-
Rezeki berlimpah
-
Keuangan surplus
-
Kehidupan makmur di tahun baru
Tak heran jika hidangan ikan hampir selalu ada saat makan malam Imlek.
Ide Olahan Bandeng untuk Imlek
Agar tidak bosan, bandeng bisa diolah menjadi berbagai menu spesial, seperti:
-
Bandeng goreng bumbu kunyit
-
Bandeng saus asam manis
-
Bandeng kukus jahe
-
Bandeng bakar madu
-
Bandeng presto
Selain lezat, tampilannya juga cocok jadi hidangan perayaan.