Kebiasaan menunggu akhir bulan membuat tabungan Gen Z sering kosong.
Strategi keuangan Gen Z yang lebih efektif adalah menabung di awal saat gaji masuk.
Fitur auto-transfer pada rekening digital membantu kebiasaan menabung otomatis berjalan konsisten.
4. Semua Uang Disimpan dalam Satu Rekening
Mencampur uang jajan, tagihan, dan tabungan membuat manajemen keuangan Gen Z jadi tidak terkontrol.
Memisahkan rekening sesuai fungsi membantu mengontrol pengeluaran bulanan.
Kamu bisa memanfaatkan fitur Celengan dari Amar Bank untuk memisahkan tabungan berdasarkan tujuan.
Fitur Celengan membantu disiplin menabung Gen Z lewat pengingat dan auto-debit.
5. Extra Income Dianggap Uang Bebas
Bonus, THR, atau penghasilan side hustle sering dianggap sebagai “uang jajan tambahan”.
Padahal, extra income bisa mempercepat pencapaian target finansial 2026.
Mengalokasikan bonus ke tabungan atau deposito membantu menghindari belanja impulsif.
Produk deposito digital dari Amar Bank menawarkan bunga kompetitif untuk menjaga dana tetap berkembang.
6. Tidak Memiliki Dana Darurat
Tanpa dana darurat, masalah kecil seperti laptop rusak bisa merusak perencanaan keuangan Gen Z.
Dana darurat idealnya setara 3–6 kali pengeluaran bulanan.