Managing Director PT Wiralab Analitika Solusindo, Saptogiri, menegaskan pentingnya transformasi laboratorium menuju sistem yang lebih akurat, efisien, dan sesuai standar regulasi.
Menurutnya, partisipasi dalam pameran ini menjadi bagian dari komitmen mendorong standar keunggulan laboratorium di Indonesia.
Fokus pada Teknologi, Riset, dan Quality Control
Komposisi peserta pameran didominasi oleh sektor laboratory instruments dan scientific equipment, yang menjadi tulang punggung teknologi laboratorium modern.
Selain itu, berbagai solusi seperti laboratory consumables, pengujian laboratorium, research & development, hingga quality assurance dan quality control turut menjadi sorotan utama.
Teknologi di bidang bioteknologi, pengujian lingkungan, hingga farmasi juga menunjukkan semakin luasnya kebutuhan industri terhadap sistem analisis yang presisi dan efisien.
Aktivitas Bisnis dan Program Strategis
Pada penyelenggaraan sebelumnya di 2024, program business matching berhasil mempertemukan lebih dari 150 buyer dengan peserta pameran dan menghasilkan lebih dari 720 pertemuan bisnis.
Dibandingkan 2022, jumlah buyer meningkat 12,6%, sementara pertemuan bisnis naik 24,7%, menandakan meningkatnya minat terhadap kolaborasi industri.
Lab Indonesia 2026 juga akan kembali menghadirkan program seperti LabForum (International Scientific Conference) dan LabTalk (Technical Seminar, Industry Workshop & Live Demonstration), serta One to One Business Matching untuk memperluas peluang kemitraan.
Peran Standarisasi dan Kolaborasi Nasional
Perwakilan Himpunan Kimia Indonesia, Afrizal, menyoroti bahwa Indonesia memiliki potensi besar dari sisi sumber daya, namun masih menghadapi tantangan seperti ketergantungan impor alat dan minimnya hilirisasi riset.
Ia menekankan pentingnya integrasi antara kampus, laboratorium, dan industri untuk menghasilkan pengakuan global.
Dukungan juga datang dari Badan Standardisasi Nasional melalui Deputi Akreditasi sekaligus Sekretaris Komite Akreditasi Nasional, Wahyu Purbowasito.
Menurutnya, Lab Indonesia telah berkembang menjadi lebih dari sekadar pameran, melainkan wadah pertukaran pengetahuan, pembaruan teknologi, serta penguatan pengelolaan laboratorium nasional.
Fasilitas Pendukung untuk Pengunjung