Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan pemerintahannya tidak anti terhadap kritik. Namun, ia mengatakan masih ada orang Indonesia yang lebih memilih mengabdi kepada kepentingan bangsa lain.
“Itu yang dulu kita sebut ‘londo ireng’, yang ikut Belanda berperang melawan kita. ‘Londo-londo ireng’ ini sampai sekarang masih ada,” ujar Prabowo.
Ketua Umum Partai Gerindra itu kemudian menyebut kelompok yang menurutnya hadir dengan berbagai wajah.
“Wartawan, jurnalis, pengamat, LSM,” kata Prabowo.
Prabowo juga mempertanyakan sumber pendanaan lembaga swadaya masyarakat.
“Siapa yang membayar listrikmu, siapa yang membayar telepon genggammu?” ujarnya.
Kategori :