Prabowo Minta Danantara Masuk KSSK, Rosan Sebut Kini Ikut Pengambilan Keputusan

Selasa 28-07-2026,10:03 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, Semaraknews.co.id — Presiden Prabowo Subianto mulai mengubah komposisi pengambilan keputusan di Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Badan Pengelola Investasi Danantara yang selama ini berada di luar struktur KSSK diminta ikut dilibatkan dalam setiap proses pengambilan keputusan forum tersebut.

Arahan itu disampaikan Presiden saat memimpin rapat bersama jajaran KSSK di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 27 Juli 2026. Seusai rapat, Chief Executive Officer Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan lembaga yang dipimpinnya akan menjadi bagian dari koordinasi KSSK ke depan.

“KSSK ini diminta juga untuk melibatkan Danantara dalam pengambilan setiap keputusannya,” ujar Rosan.

Selama ini KSSK terdiri atas Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan. Dengan arahan terbaru tersebut, Danantara akan ikut terlibat dalam pembahasan kebijakan yang sebelumnya hanya diputuskan oleh empat institusi tersebut.

Rosan yang juga menjabat Menteri Investasi dan Hilirisasi mengatakan kehadiran Danantara diharapkan membuat setiap kebijakan KSSK tidak hanya mempertimbangkan aspek fiskal maupun moneter, tetapi juga dampaknya terhadap dunia usaha dan perekonomian secara lebih luas.

BACA JUGA:Kabinet Bayangan Siapkan Rapor Kinerja Prabowo, Apa yang Akan Dinilai?

“Tidak hanya dari sisi fiskal dan moneter saja. Jadi lebih ke keseluruhan ekosistemnya. Jadi arahannya adalah KSSK plus, ditambah Danantara,” katanya.

Ia mengungkapkan arahan Presiden juga mengisyaratkan Danantara akan rutin mengikuti forum koordinasi KSSK.

“Tadi arahannya memang seperti itu, Danantara ikut rapat KSSK setiap bulan,” ujarnya.

Menurut Rosan, pelibatan Danantara dalam forum KSSK merupakan kebijakan baru yang belum pernah diterapkan sebelumnya.

Sementara itu, Pelaksana Sementara Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan Presiden meminta koordinasi antaranggota KSSK bersama Danantara terus diperkuat agar kebijakan masing-masing lembaga dapat berjalan lebih selaras.

“Tadi kami membahas arahan dari Bapak Presiden bahwa yang diundang adalah KSSK. KSSK ditambah Danantara. Jadi intinya ke depan bagaimana KSSK terus meningkatkan koordinasi dan kerja sama,” kata Destry.

Menurutnya, penguatan koordinasi tersebut diarahkan untuk mendukung pelaksanaan program pemerintah. Seluruh anggota KSSK, mulai dari Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK, hingga LPS diminta memperkuat sinergi sesuai kewenangan masing-masing.

BACA JUGA:Revolusi Herdman Berhasil! Timnas Indonesia Pamer Kekuatan di AFF 2026, Bungkam Kamboja 5-1 di Pakansari

“Tentu kami bersama-sama juga akan mendukung pemerintah sesuai dengan arah kebijakan yang memang sudah menjadi garis kebijakan pemerintah,” tuturnya.

Kategori :