Geger! 55 Federasi Eropa Kompak Boikot Piala Dunia, Presiden FIFA dan Investor Swasta Dikecam

Jumat 31-07-2026,15:36 WIB
Reporter : Tyo Sulistio
Editor : Tyo Sulistio

 

SEMARAKNEWS.CO.ID - Konflik panas kembali terjadi di tubuh sepak bola dunia. UEFA secara resmi menyatakan penolakan keras terhadap wacana FIFA yang berencana menjual kepemilikan sebagian kompetisi, termasuk Piala Dunia, kepada investor swasta.

Keputusan tersebut diambil setelah UEFA menggelar rapat darurat bersama seluruh asosiasi anggotanya di markas pusat organisasi.

Pernyataan ini menjadi satu di antara langkah paling tegas yang pernah diambil organisasi sepak bola Eropa.

 

Seluruh 55 federasi sepak bola Eropa kompak mengambil langkah bersama di bawah kepemimpinan Presiden UEFA Alexander Ceferin.

BACA JUGA:Revolusi Herdman Berhasil! Timnas Indonesia Pamer Kekuatan di AFF 2026, Bungkam Kamboja 5-1 di Pakansari

Mereka menyatakan siap mengambil tindakan keras, termasuk memboikot turnamen bergengsi itu, jika proposal kontroversial tersebut tetap diteruskan.

FIFA dinilai mencoba mengubah sifat kompetisi yang bersejarah menjadi aset komersial murni yang rentan dipengaruhi kepentingan bisnis semata.

 

Isu ini mencuat setelah Presiden FIFA, Gianni Infantino, dilaporkan mendorong skema investasi baru secara agresif.

Ia bahkan dilaporkan menghubungi seluruh 211 asosiasi anggota FIFA dan menawarkan insentif besar senilai 40 juta dolar AS atau sekitar 30 juta poundsterling bagi federasi yang mendukung rencana tersebut.

BACA JUGA:Rahasia Duet Ghana Sisters Megawati yang Bikin Fans Korea Merinding! MVP Sejati di Negeri Ginseng

Beberapa investor yang tertarik dikabarkan memiliki hubungan dekat dengan figur politik internasional, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

 

Dalam pernyataan resmi, UEFA menekankan bahwa Piala Dunia dibangun oleh jerih payah banyak generasi dan bukan komoditas yang dapat diperjualbelikan bebas.

UEFA juga mengkritik proses penyusunan proposal yang dilakukan secara tertutup tanpa melibatkan asosiasi anggota secara memadai.

Keputusan sebesar itu seharusnya melibatkan seluruh pemangku kepentingan sepak bola global, bukan diproses secara tertutup.

 

BACA JUGA:7 Rekomendasi Alat Olahraga Kaki Terbaik untuk Membentuk Otot dan Bakar Lemak!

Beberapa konfederasi di luar Eropa dilaporkan membuka peluang untuk menerima proposal tersebut. Namun sikap tegas UEFA menjadi penanda kuat bahwa sepak bola Eropa tidak akan mudah tunduk pada tekanan komersial.

Langkah ini diperkirakan akan membuat posisi Infantino semakin sulit di tingkat internasional dan berpotensi mengancam keberlangsungan Piala Dunia sebagai kompetisi yang utuh.

Dengan dukungan mayoritas federasi Eropa, UEFA diyakini mampu menekan FIFA untuk membatalkan rencana kontroversial tersebut sebelum dampaknya menjadi lebih luas.

Dunia sepak bola kini menanti keputusan akhir dari pihak FIFA terkait proposal investasi yang menuai kontroversi ini. Masa depan Piala Dunia sebagai turnamen yang utuh kini menjadi taruhan utama.

 

Kategori :