253 Sekolah Dihantam Gempa Flores, 4 Nyawa Melayang, Kemendikdasmen Baru Pasang Tenda Darurat

Selasa 18-08-2026,10:23 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

Sebab sekolah memang penting, tetapi keselamatan murid dan guru tentu jauh lebih penting. Tidak ada nilai rapor yang sepadan dengan risiko satu nyawa yang harus hilang karena memaksa belajar di bangunan yang belum aman.

Pemulihan juga tidak berhenti pada urusan tenda, meja, dan buku. Kemendikdasmen menyiapkan dukungan psikososial melalui kerja sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia atau HIMPSI. Layanan tersebut akan diberikan setelah tim pendahuluan memastikan kondisi di lapangan.

Kemendikdasmen juga menyiapkan dukungan konektivitas internet melalui Starlink untuk wilayah yang mengalami gangguan listrik dan jaringan komunikasi. Tim lintas direktorat dikerahkan untuk mempercepat asesmen, memverifikasi kerusakan, sekaligus mengoordinasikan pemulihan layanan pendidikan.

Jadi, setelah gempa berhenti mengguncang Flores, pekerjaan pemerintah justru baru dimulai. Sebanyak 253 satuan pendidikan harus dipulihkan, empat warga sekolah telah meninggal dunia, dan ribuan siswa serta guru harus memastikan proses belajar tetap berjalan di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih. Di situ negara diuji, bukan dari seberapa cepat mengeluarkan pernyataan, melainkan dari seberapa cepat sekolah kembali aman untuk mereka yang setiap hari datang membawa buku dan cita-cita.

Kategori :

Terpopuler