"Tutup satu bulan. Kita isi organisasi kita. Tanpa itu kita bagaimana mau bekerja?" katanya.
Soal pemberantasan korupsi, Gus Kikin melihat persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan sistem, tetapi juga menyentuh persoalan moral. Karena itu, NU akan memperkuat pendidikan akhlak dan nilai keagamaan sebagai upaya membangun karakter masyarakat.
"Kita dari NU dari sisi akhlak kita perbaiki moral itu kemudian lebih takut kepada Allah," ujarnya.
Di bidang pendidikan, kesehatan, dan transformasi pesantren, Gus Kikin menyebut NU sudah memiliki modal besar melalui jaringan pesantren serta perguruan tinggi NU yang tersebar di berbagai daerah, terutama Jawa Timur.
Kini tantangan Gus Kikin bukan sekadar mengisi kursi Ketua Umum PBNU. Ia juga harus memastikan organisasi besar dengan jutaan jamaah itu tetap solid setelah melewati dinamika muktamar yang penuh tarik-menarik kepentingan.