JAKARTA, Semaraknews.co.id — Alutsista milik Tentara Nasional Indonesia bakal kedatangan anggota baru. Kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Italia dijadwalkan tiba di Indonesia pada 19 September 2026 dan nantinya berganti nama menjadi KRI Gajah Mada.
Kedatangan kapal tersebut disebut bakal memperkuat sistem pertahanan Indonesia. Mabes TNI menilai keberadaan kapal induk ini bukan sekadar menambah panjang daftar alutsista, tetapi juga berkaitan dengan peningkatan kemampuan operasional TNI.
“Kehadiran alutsista tersebut akan meningkatkan kemampuan dan kesiapan operasional TNI,” kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Muhammad Nas saat dihubungi pada Sabtu, 5 September 2026.
TNI Angkatan Laut pun disebut sudah menyiapkan berbagai kebutuhan untuk menyambut Garibaldi. Persiapan mencakup sumber daya manusia hingga urusan pemeliharaan kapal. Namun, Nas masih belum membeberkan di mana kapal yang kelak menyandang nama KRI Gajah Mada itu akan bersandar.
Garibaldi sendiri sudah meninggalkan Italia sejak 24 Agustus 2026. Kapal tersebut menempuh perjalanan sekitar tiga pekan sebelum akhirnya tiba di Jakarta pada pertengahan September.
Rute pelayarannya juga bukan perjalanan lurus-lurus saja. Kapal induk tersebut direncanakan melewati Terusan Suez, kemudian singgah di Jeddah, Arab Saudi, sebelum melanjutkan pelayaran dan melintasi perairan Colombo, Sri Lanka.
BACA JUGA:Delapan Bandara Kembali Ditutup Usai Anak Krakatau Menghembuskan Abu Vulkanik Kesekian Kalinya
Sesampainya di Indonesia, Garibaldi bakal diawaki sekitar 400 prajurit. Sebagian dari mereka merupakan personel TNI Angkatan Laut yang akan ikut berada di kapal tersebut.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait mengatakan keterlibatan prajurit TNI AL bukan sekadar numpang naik kapal induk. Mereka akan mengikuti pelatihan sekaligus familiarisasi sebagai bagian dari persiapan pengoperasian kapal.
Dengan kata lain, sebelum kapal induk resmi menjadi bagian dari keluarga besar alutsista Indonesia, para personelnya perlu terlebih dahulu akrab dengan si kapal. Maklum, mengoperasikan kapal induk tentu bukan seperti belajar mengemudikan perahu ketinting.
Masuknya Garibaldi ke Indonesia merupakan tindak lanjut dari persetujuan Komisi I DPR pada 20 Juli 2026 terkait penerimaan hibah dari pemerintah Italia kepada Kementerian Pertahanan.
Jadi, setelah melalui perjalanan panjang dari Italia, melewati Suez, mampir ke Jeddah dan melintasi Colombo, Giuseppe Garibaldi akhirnya akan berlabuh di Indonesia. Tinggal menunggu momen ketika kapal perang Italia itu resmi berganti nama menjadi KRI Gajah Mada dan ikut memperkuat armada pertahanan Indonesia.