Australia Tersingkir dari Kualifikasi, Pemain Diaspora Indonesia Jadi Sorotan di Balik Cerita Ini

Kamis 10-09-2026,18:39 WIB
Reporter : Tyo Sulistio
Editor : Tyo Sulistio

 

SEMARAKNEWS.CO.ID - Timnas Australia U-20 gagal lolos ke Piala Asia U-20 2027 untuk pertama kalinya. Kegagalan itu terjadi setelah Australia kalah 0-2 dari Indonesia pada pertandingan terakhir Kualifikasi Piala Asia U-20 di Grup H.

 

Laga yang berlangsung di New Laos National Stadium tersebut dimenangi Indonesia lewat gol Theodore Evan Leeming dan Amar Brkic. Hasil itu membawa Indonesia menjadi juara grup dengan tujuh poin, sedangkan Australia harus puas berada di posisi ketiga dengan empat poin.

BACA JUGA:Barcelona Mengamuk di Liga Champions Menang 5-1atas Feyenoord, Lamine Yamal Bikin Mbappe Terlewati

 

Kegagalan Australia menjadi sorotan karena mereka berstatus juara bertahan. Media Australia, Football360, kemudian membahas sejumlah faktor yang memengaruhi performa Young Socceroos, termasuk persoalan ketersediaan pemain.

 

Beberapa pemain yang diharapkan memperkuat Australia tidak dilepas klubnya. Nama yang disebut antara lain Medin Memeti, Lawrence Wong, dan Amlani Tatu. Absennya pemain tersebut membuat pilihan pelatih untuk menghadapi kualifikasi menjadi lebih terbatas.

 

Pembahasan juga mengaitkan Australia dengan pemain yang memiliki garis keturunan Australia tetapi memilih memperkuat negara lain. Di skuad Indonesia terdapat Theodore Evan Leeming, sedangkan Mathew Baker disebut terkait kelompok usia di bawah 20 tahun. Pada level yang lebih senior, Luke Vickery dan Mitchell Baker juga memilih Indonesia.

BACA JUGA:Persija vs Persib Jadi Pertemuan ke-170, Mengapa Venue Masih Belum Pasti? Gegara Hal ini

 

Meski demikian, kegagalan Australia tidak semata-mata dapat dijelaskan oleh pilihan pemain diaspora. Hasil pertandingan, persiapan tim, dan perkembangan negara-negara Asia turut menentukan persaingan di level usia muda.

 

Direktur Eksekutif Sepak Bola Australia Heather Garriock mengatakan sepak bola usia muda harus menghasilkan pemain yang mampu menembus tim senior Socceroos. Pada saat yang sama, Australia dituntut bersaing melawan negara Asia yang terus mengembangkan program pembinaan.

 

Indonesia kini mengamankan tiket ke Piala Asia U-20 2027 sebagai juara Grup H. Sementara itu, Australia harus melakukan evaluasi menyeluruh setelah kehilangan peluang mempertahankan gelar dan mencatat kegagalan bersejarah di kualifikasi.

BACA JUGA:Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia U-20 2027, Mengapa Australia dan Vietnam Gagal Melaju ke China?

 

Hasil tersebut memperlihatkan bahwa persaingan usia muda di Asia semakin ketat. Tim yang memiliki tradisi kuat tetap perlu memastikan jalur pembinaan, ketersediaan pemain, dan persiapan pertandingan berjalan seimbang.

 

Indonesia akan membawa hasil kualifikasi itu sebagai modal menuju turnamen utama. Australia sementara harus menunggu kesempatan berikutnya untuk kembali ke ajang tersebut.

 

Kategori :