Influencer Mukbang Yingying Meninggal di Usia 24, Kebiasaan Buruk Ini Jadi Sorotan Para Netizen

Senin 14-09-2026,10:53 WIB
Reporter : Tyo Sulistio
Editor : Tyo Sulistio

 

SEMARAKNEWS.CO.ID - Influencer mukbang asal China, Yingying, meninggal pada usia 24 tahun. Ia dilaporkan mengalami henti jantung yang berkaitan dengan kadar kalium darah sangat rendah. Kabar tersebut diumumkan keluarganya melalui media sosial.

 

Yingying meninggal pada 17 Agustus 2026. Ia dikenal sebagai kreator konten makan dengan lebih dari satu juta pengikut. Video terakhirnya diunggah pada 14 Agustus, beberapa hari sebelum kabar kematian.

 

Dalam video itu, Yingying menceritakan dampak pekerjaan sebagai influencer mukbang. Ia mengaku sering makan dalam jumlah besar saat siaran langsung. Kebiasaan tersebut membuat kadar kalium tubuhnya turun drastis.

BACA JUGA:Bosan Dinding Putih? Empat Pilihan Warna Cat Interior Ini Bisa Bikin Lebih Hidup dan Makin Betah di Rumah

 

Yingying menyebut kadar kalium darahnya pernah berada di angka 2,3. Kondisi itu bukan pengalaman pertama. Ia juga mengaku melakukan muntah paksa dalam jangka panjang setelah menyelesaikan sesi makan.

 

Dalam salah satu siaran, Yingying bahkan disebut mengonsumsi sekitar 60 hingga 70 telur pitan. Makanan itu disantap dalam satu sesi. Kebiasaan tersebut memperlihatkan tekanan yang dihadapi pembuat konten mukbang.

 

Dokter Departemen Kedokteran Umum Zhejiang Hospital, Chai Qichen, menjelaskan mekanismenya. Menurut dia, makan banyak tidak otomatis membuat kalium darah turun sangat rendah.

 

Masalah dapat muncul ketika seseorang memuntahkan makanan secara paksa. Penggunaan obat pencahar juga bisa memperburuk kehilangan elektrolit. Cairan lambung dan usus mengandung kalium dalam konsentrasi tinggi.

BACA JUGA:Dari Importir Jadi Eksportir, Prabowo Pamer Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor di Forum BRICS

 

Muntah atau diare berulang dapat membuat tubuh kehilangan banyak kalium. Kondisi ini disebut hipokalemia. Jika berlangsung berat, hipokalemia dapat mengganggu fungsi otot dan jantung.

 

Gangguan tersebut juga berpotensi memicu irama jantung yang berbahaya. Karena itu, pola makan ekstrem tidak boleh dianggap sebagai hiburan semata. Konten yang terlihat menarik dapat menyembunyikan risiko kesehatan serius.

 

Laporan media China menyebut beberapa mukbanger mengonsumsi puluhan kilogram makanan dalam waktu singkat. Ada pula kreator yang makan ratusan pangsit atau mi instan dalam satu sesi.

 

China telah menerapkan aturan untuk membatasi konten makan berlebihan. Undang-Undang Anti-Pemborosan Makanan berlaku sejak 2021. Aturan streamer 2022 juga melarang berpura-pura makan dan muntah sengaja. Penonton sebaiknya tidak meniru tantangan makan ekstrem.

BACA JUGA:Misbakhun Bantah Terseret Pita Cukai Rokok, Nama Disebut tapi Kewenangan Entah ke Mana

Gejala seperti lemas, berdebar, atau pingsan membutuhkan pertolongan medis segera. Pemeriksaan dokter penting ketika keluhan muncul setelah makan berlebihan.

 

Kategori :