SEMARAKNEWS.CO.ID - Mataram — Pembalap Prima Pramac Yamaha, Toprak Razgatlioglu, mencicipi ketoprak menjelang MotoGP Mandalika 2026. Momen unik itu berlangsung pada Rabu (7/10/2026 ), saat pebalap asal Turki tersebut mencoba kuliner tradisional Indonesia yang memiliki nama serupa dengan nama panggilannya.
Toprak mengaku langsung menyukai cita rasa makanan itu. Namun, sebelum mencicipinya, ia tidak mengetahui bahwa Indonesia memiliki makanan bernama ketoprak.
Kejutan bagi Toprak tidak berhenti pada rasa. Ia semakin heran setelah mengetahui bahwa nama makanan tersebut sama persis dengan nama panggilannya. “Sungguh mengejutkan rasanya unik sekali dan saya baru tahu ada makanan yang namanya sama persis dengan nama saya,” ungkap Toprak.
Ketoprak merupakan salah satu kuliner khas Indonesia. Hidangan ini umumnya terdiri atas ketupat, tahu, bihun, telur, dan kerupuk, lalu disiram dengan bumbu kacang. Sumber utama tidak menyebutkan harga, lokasi penjual, maupun jumlah porsi ketoprak yang dicicipi Toprak.
BACA JUGA:Mandalika 2026 Jadi Seri ke-17, Ini Jadwal MotoGP dan Jangan Lupa Pilihan Streaming Resminya
Kesamaan penyebutan itu menjadi bagian yang menonjol dari pengalaman kuliner Toprak di Indonesia. Ia sebelumnya belum mengenal makanan tersebut, kemudian mengetahui nama ketoprak ketika mencicipinya. Dalam keterangan yang tersedia, Toprak menyampaikan penilaian mengenai rasa dan keterkejutannya atas nama makanan itu.
Momen mencicipi ketoprak hadir di sela-sela MotoGP Mandalika 2026. Ajang balap motor dunia tersebut dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
BACA JUGA:Restoran 88 SEOUL di Bandung Hentikan Operasional 7-8 Oktober, Usai Puluhan Pelanggan Keracunan
Sejumlah pembalap mulai berdatangan di Lombok sejak sepekan menjelang balapan. MotoGP Mandalika juga dirangkai kegiatan pendukung, salah satunya parade riders MotoGP di Kota Mataram pada 7 Oktober 2026, tanggal ketika Toprak mencicipi ketoprak.
Rangkaian kedatangan pembalap berlangsung sepekan sebelum balapan. Dalam laporan itu, fokus peristiwa berada pada pengalaman Toprak mencicipi hidangan dan komentarnya tentang rasa serta nama. Tidak ada keterangan mengenai restoran, harga, jumlah porsi, atau agenda pribadi lain.