Aurelie Moeremans Ungkap Grooming Sejak Usia 15 Tahun di Memoar Broken Strings: Kekerasan Seksual hingga Manipulasi
Aurelie Moeremans Ungkap Grooming Sejak Usia 15 Tahun di Memoar Broken Strings : Alami Kekerasan Seksual hingga Manipulasi-@lambe_turah-Instagram
JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Memoar Broken Strings karya Aurelie Moeremans menjadi sorotan publik dan ramai dibicarakan di berbagai platform.
Buku ini memuat kisah nyata perjalanan hidup Aurelie sebagai korban bullying, grooming, eksploitasi, serta kekerasan dalam hubungan yang tidak sehat.
Memoar tersebut ditulis secara jujur tanpa romantisasi dan dibagikan gratis, hingga dibaca ratusan ribu orang di Indonesia.
BACA JUGA:Resep Telur Balado Enak dan Lezat, Menu Rumahan Sederhana yang Bikin Nagih
Perhatian publik tertuju pada kisah hubungan Aurelie dengan seorang pria bernama samaran Bobby.
Hubungan itu dimulai ketika Aurelie masih berusia 15 tahun, sementara Bobby berusia 29 tahun.
Relasi yang timpang ini menjadi awal dari rangkaian kekerasan yang ia alami.
Aurelie secara terbuka menyampaikan pengalamannya melalui media sosial.
"Buku ini adalah kisah nyata tentang aku. Tentang bagaimana aku digrooming waktu umur 15 tahun oleh seseorang yang usianya hampir dua kali umur aku. Tentang manipulasi, kontrol, dan proses pelan-pelan belajar menyelamatkan diri sendiri. Ditulis tanpa romantisasi, dari sudut pandang korban," tulis Aurelie di Instagramnya, Sabtu 3Jauari 2026.
Dalam memoarnya, Aurelie menjelaskan bagaimana proses grooming berlangsung secara halus.
Bobby awalnya hadir sebagai sosok yang perhatian, romantis, dan selalu ada di sekitarnya, terutama di lokasi syuting.
Namun, sikap tersebut perlahan berubah menjadi kontrol berlebihan, posesif, dan pengekangan setelah mereka resmi berpacaran.
BACA JUGA:Resep Telur Balado Enak dan Lezat, Menu Rumahan Sederhana yang Bikin Nagih
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-