Mitsubishi Siapkan Hatchback Listrik Baru, Hasil Kolaborasi dengan Foxconn Berbasis Desain Pininfarina

Mitsubishi Siapkan Hatchback Listrik Baru, Hasil Kolaborasi dengan Foxconn Berbasis Desain Pininfarina

Foxtron Bria-ilustrasi-berbagai sumber

SEMARAKNEWS.CO.ID - Mitsubishi Motors dikabarkan tengah menyiapkan hatchback listrik terbaru hasil kolaborasi strategis dengan Foxconn, perusahaan teknologi asal Taiwan yang selama ini dikenal luas sebagai perakit iPhone milik Apple.

Mengutip laporan Carscoops, Minggu (25/1/2026), mobil listrik anyar Mitsubishi tersebut akan mengadopsi basis Foxtron Bria, sebuah kendaraan listrik modern yang desainnya digarap oleh rumah desain legendaris asal Italia, Pininfarina.

Versi produksi Foxtron Bria sendiri sudah lebih dulu meluncur di Taiwan dan disebut-sebut bakal menjadi cikal bakal mobil listrik baru bermerek Mitsubishi untuk pasar global.

Kehadiran hatchback listrik ini diyakini akan menjadi penyegaran signifikan bagi Mitsubishi, yang selama ini lebih dikenal lewat lini SUV dan MPV bermesin konvensional, terutama di pasar Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Masuknya model hatchback listrik bergaya Eropa ini juga menandai langkah Mitsubishi untuk memperluas portofolio kendaraan listriknya, sekaligus menjangkau konsumen urban yang menginginkan mobil listrik berdesain kompak, sporty, dan bertenaga.

Kolaborasi dengan Foxconn menjadi sinyal kuat bahwa Mitsubishi mulai terbuka dengan pendekatan baru dalam pengembangan kendaraan listrik, termasuk menggandeng raksasa teknologi non-otomotif.

BACA JUGA:Farizon Resmi Masuk Indonesia, Arista Group Boyong Van Listrik 16 Penumpang, Segini Harganya

Secara teknis, Foxtron Bria dibekali baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 57,5 kWh. Jenis baterai ini dikenal lebih stabil, tahan lama, dan aman untuk penggunaan jangka panjang.

Mobil listrik ini tersedia dalam tiga varian, dengan karakter performa yang berbeda-beda.

Varian Elegant dan Emerge

Dua varian ini menggunakan motor listrik tunggal yang menggerakkan roda belakang (RWD). Tenaga yang dihasilkan mencapai 229 tenaga kuda (Tk).

Akselerasi dari 0–100 km/jam diklaim dapat dicapai dalam waktu 6,8 detik, angka yang terbilang impresif untuk sebuah hatchback listrik.

Varian Pioneer

Sementara itu, varian tertinggi Pioneer tampil jauh lebih buas. Model ini dibekali dua motor listrik dengan sistem penggerak semua roda (AWD).

Tenaga gabungannya mencapai 400 Tk, dengan kemampuan akselerasi dari 0–100 km/jam hanya dalam 3,9 detik, menjadikannya setara dengan mobil sport listrik kelas menengah.

Hingga saat ini, Mitsubishi belum memberikan konfirmasi resmi apakah spesifikasi Foxtron Bria akan dipertahankan sepenuhnya untuk versi bermerek Mitsubishi.

Namun, banyak pihak memprediksi spesifikasi tersebut tidak akan jauh berbeda, mengingat platform dan teknologi dasarnya sudah terbukti siap produksi.

Terlebih lagi, prototipe mobil listrik ini telah tertangkap kamera tengah menjalani uji jalan di Australia, yang juga disebut-sebut sebagai salah satu pasar utama yang dibidik Mitsubishi untuk model ini.

Australia sendiri dikenal sebagai pasar yang cukup terbuka terhadap kendaraan listrik baru, sekaligus menjadi batu uji sebelum ekspansi ke wilayah lain.

Menariknya, meski nama resmi belum diumumkan, bocoran mengenai identitas mobil listrik ini mulai bermunculan. Berdasarkan pendaftaran merek dagang di Australia, terdapat dua nama yang disiapkan oleh Mitsubishi, yaitu:

  • ASX GT-e

  • ASX VR-e

Jika benar digunakan, penamaan tersebut mengindikasikan bahwa Mitsubishi akan mengaitkan mobil listrik ini dengan lini ASX, yang selama ini dikenal sebagai SUV kompak mereka, namun diadaptasi ke format hatchback listrik modern.

BACA JUGA:Laris Manis! Pre-Order Xiaomi SU7 Generasi Terbaru Tembus Hampir 100 Ribu Unit dalam 15 Hari

Dari sisi ukuran, Foxtron Bria memiliki dimensi yang cukup ideal untuk penggunaan harian di kota besar. Mobil ini tercatat memiliki:

  • Panjang: 4.315 mm

  • Lebar: 1.885 mm

  • Tinggi: 1.535 mm

Dimensi tersebut membuatnya sedikit lebih besar dari Volkswagen Golf, namun masih sekelas dengan MG 4 EV, yang sudah lebih dulu dikenal di pasar mobil listrik global.

Dengan ukuran ini, mobil listrik Mitsubishi berbasis Foxtron Bria berpotensi menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan hatchback listrik praktis, sporty, dan tetap lapang.

Potensi Masuk Indonesia

Jika benar diluncurkan secara global, peluang masuknya model ini ke Indonesia terbuka lebar.

Segmen hatchback listrik di Tanah Air mulai menunjukkan geliat, seiring meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik dengan harga dan ukuran yang lebih rasional.

 

Kombinasi desain Eropa racikan Pininfarina, performa tinggi, teknologi baterai modern, serta nama besar Mitsubishi, menjadi nilai jual utama yang sulit diabaikan.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya