Pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree Kemenag 2026 Dibuka: Syarat, Link, dan Jadwal Lengkap

Pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree Kemenag 2026 Dibuka: Syarat, Link, dan Jadwal Lengkap

Beasiswa S2 Double Degree Kemenag 2026 resmi dibuka! Simak syarat, jadwal seleksi, dan link pendaftaran kuliah di Indonesia & Australia selengkapnya di sini.--Kemenag

SEMARAKNEWS.CO.ID - Kabar gembira bagi para pejuang beasiswa! Kementerian Agama (Kemenag) resmi membuka pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree (Split-Site Master Program Cohort-10) tahun 2026.

Program bergengsi hasil kolaborasi antara Kemenag, LPDP, dan Australia Awards Indonesia (AAI) ini menawarkan kesempatan emas untuk meraih dua gelar sekaligus dari kampus di Indonesia dan Australia dalam waktu 2 tahun.

Sekretaris Jenderal Kemenag, Kamaruddin Amin, menegaskan bahwa program ini merupakan komitmen strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pendidikan keagamaan Indonesia.

Nantinya, penerima beasiswa akan menempuh satu tahun studi di UIN Sunan Ampel Surabaya dan satu tahun berikutnya di University of Canberra, Australia untuk program magister TESOL (Pendidikan Bahasa Inggris).

BACA JUGA:Beasiswa BI 2026 Dibuka: 20 Jurusan Ini Jadi Prioritas Utama

Syarat Pendaftaran Beasiswa S2 Double Degree Kemenag 2026

Sebelum meluncur ke laman pendaftaran, pastikan Anda memenuhi kriteria yang telah ditetapkan. Berikut adalah rincian persyaratan umumnya:

Status Pendaftar: Tenaga pendidik, tenaga kependidikan, pegawai di lingkungan Kemenag, atau alumni Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK).

Usia Maksimal: Berusia maksimal 40 tahun pada tanggal 31 Desember 2026.

Kualifikasi Akademik: Lulusan S1 atau D4 dengan IPK minimal 3,00 (skala 4,00). (Khusus kelompok Equity/Sasaran Pemerataan, IPK minimal 2,75).

Kemampuan Bahasa Inggris: Memiliki skor IELTS minimal 6.0 atau TOEFL ITP minimal 500 yang masih berlaku. (Khusus kelompok Equity, IELTS minimal 5.0 atau TOEFL ITP 450).

Riwayat Pendidikan: Belum pernah atau tidak sedang menempuh pendidikan magister (S2).

Dokumen Pendukung: Menyertakan surat rekomendasi, esai motivasi (personal statement) sebanyak 1.500-2.000 kata, serta rencana studi (study plan).

Komitmen: Tidak sedang menerima beasiswa lain dan berkomitmen tidak mendaftar sebagai ASN selama proses beasiswa berlangsung.

BACA JUGA:Beasiswa Seni Telkom University 2026 Dibuka! Kuliah Gratis untuk Calon Desainer dan Animator Ini Syarat Lengkapnya

Jadwal Lengkap Seleksi Beasiswa

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya