Emil Audero Masuk Radar Juventus, Siap Pulang ke Turin Jadi Pelapis atau Kejutan Bursa Transfer?
Emil Audero Tampil Gemilang Bersama Cremonese--berbagai sumber
SEMARAKNEWS.CO.ID - Kabar mengejutkan datang dari Italia. Kiper timnas Indonesia, Emil Audero, dikabarkan masuk radar Juventus yang tengah bersiap merombak susunan penjaga gawang mereka untuk musim depan.
Laporan dari La Gazzetta dello Sport yang dikutip Jumat (27/2/2026) menyebutkan bahwa manajemen Si Nyonya Tua tidak sepenuhnya puas dengan performa dua kipernya saat ini, yakni Michele Di Gregorio dan Mattia Perin.
Situasi ini membuka peluang terjadinya perombakan besar di sektor penjaga gawang pada bursa transfer musim panas mendatang.
Menurut laporan media Italia tersebut, Juventus berpotensi melakukan perubahan total di posisi kiper.
Perin yang kontraknya masih berlaku hingga 2027 disebut sudah sejak lama mengutarakan keinginan untuk menjadi kiper utama.
Sementara kiper ketiga, Carlo Pinsoglio, yang akan berusia 36 tahun pada Maret mendatang, berpeluang mempertimbangkan pensiun.
Karena itu, Juventus mulai memantau sejumlah kiper papan menengah Serie A. Beberapa nama yang masuk daftar antara lain:
-
Ivan Provedel (Lazio)
-
Lorenzo Montipò (Verona)
-
Wladimiro Falcone (Lecce)
-
Federico Ravaglia (Bologna)
-
Emil Audero (Cremonese)
Nama Emil menjadi menarik karena kontraknya bersama Cremonese akan habis pada Juni mendatang. Selain itu, ia merupakan lulusan akademi Juventus, detail penting yang membuatnya tidak akan memakan slot pemain tambahan di skuad Serie A maupun Liga Champions.
Emil Audero Bukan Prioritas Utama?
Meski masuk radar, laporan menyebutkan bahwa Emil tidak diproyeksikan sebagai kiper utama Juventus musim depan. Ia kemungkinan besar diplot sebagai pelapis.
Namun, peluang ini tetap menjadi kabar besar, terutama bagi publik Indonesia. Emil bukan sosok asing di Turin. Ia adalah produk akademi Juventus dan sempat menembus skuad utama pada 2015.
Selama berseragam Juventus, Emil ikut merasakan tiga gelar Scudetto sebelum akhirnya pindah permanen ke Sampdoria pada 2019 demi mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Kini di usia 29 tahun, kiper kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat itu tengah menjalani musim bersama Cremonese.
Performa Emil Musim Ini
Bersama Cremonese, Emil tampil sebanyak 22 kali di semua kompetisi musim ini. Ia mencatatkan tujuh clean sheet, angka yang cukup solid untuk tim yang tidak masuk kategori elite Serie A.
Menariknya, Cremonese menjadi salah satu dari dua tim yang berhasil mengalahkan AC Milan musim ini. Kontribusi Emil di bawah mistar turut menjadi sorotan.
Empat caps bersama timnas Indonesia juga menambah nilai jualnya sebagai pemain internasional yang memiliki pengalaman berbeda.
Juventus Incar Vicario, Inter Siap Saingi
Meski nama Emil masuk daftar, fokus utama Juventus untuk posisi kiper utama disebut tertuju pada Guglielmo Vicario yang saat ini bermain untuk Tottenham Hotspur.
Vicario dinilai sebagai sosok yang bisa menjadi penjaga gawang jangka panjang, seperti era kejayaan Gianluigi Buffon dan Wojciech Szczesny di bawah mistar Juventus.
Namun, perburuan Vicario diprediksi tidak akan mudah. Inter Milan juga dikabarkan mengincarnya sebagai calon pengganti Yann Sommer.
Persaingan dua raksasa Italia tentu bisa membuat harga Vicario melonjak drastis.
Opsi Alternatif: Marco Carnesecchi
BACA JUGA:Lowongan Kerja Indomaret Februari 2026 Dibuka, Cek Posisi dan Syarat Lengkapnya
Jika gagal mendapatkan Vicario, Juventus disebut akan mengalihkan perhatian kepada Marco Carnesecchi dari Atalanta.
Kiper berusia 25 tahun itu sudah menjadi andalan La Dea selama tiga musim terakhir dengan total 87 penampilan di Liga Italia. Usianya yang lebih muda membuatnya dianggap sebagai investasi jangka panjang.
Peluang Emil: Cadangan Strategis atau Kuda Hitam?
Meski tidak difavoritkan menjadi starter, peluang Emil Audero kembali ke Juventus tetap menarik untuk disimak.
Statusnya sebagai pemain binaan akademi memberi keuntungan administratif. Selain itu, pengalamannya di Serie A membuatnya tidak perlu adaptasi ulang dengan atmosfer kompetisi.
Bagi Emil sendiri, kembali ke klub masa kecil tentu menjadi cerita emosional sekaligus tantangan baru. Apakah ia hanya akan menjadi pelapis, atau justru mampu mengejutkan dan merebut posisi utama?
Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-