Kepala Cabang Bank BUMN Diculik Berujung Dibunuh, Motif Pembunuhan Terungkap

Jumat 22-08-2025,07:40 WIB
Reporter : Aan Umilah
Editor : Priya Satrio

JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Kabar mengenaskan datang dari seorang kepala cabang bank BRI yang berawal dirinya diculik hingga ditemukan tewas karena dibunuh.

Kepala cabang Bank BRI yang berinisial MIP tersebut tewas dalam keadaan mengenaskan yaitu mulut tertutup lakban dan kepala dibungkus plastik.

Sebelum dilakukan pembunuhan MIP terekam CCTV dimana dirinya diculik dimasukan kedalam mobil oleh orang yang tidak dikenal.

BACA JUGA:Cinta Negara Banget, Pengantin Viral Nikah Saat Hari Kemerdekaan Indonesia: Ada Prosesi Upacara Dipelaminan!

Video rekaman CCTV yang memperlihatkan penculikan tersebut viral dimedia sosial dan diunggah oleh akun TikTok @timdesign24.

Terlihat dalam video MIP ditekap dan dimasukan secara paksa oleh penculik.

Setelah hilang dalam waktu 1 hari, MIP ditemukan tewas di persawahan daerah Cikarang.

Hingga saat ini pihak keluarga  mencurigai pihak yang melakukan penculikan dan pembunuhan terhadap MIP, kepala kantor cabang pembantu Bank BRI, telah membuntuti korban.   

BACA JUGA:Cuma Parkir Mobil Dalam Game Kamu Bisa Dapetin Cuan Gratis E-wallet Rp 10.000 Tiap Hari, Download Gamenya Yuk!

Alasannya, karena posisi mobil pelaku ada di sebelah mobil korban dan hal tersebut jelas dalam rekaman CCTV.

"Pada saat itu, korban bersama pimpinannya, karena memang masing-masing bawa kendaraan," kata adik ipar MIP, Intania Rizky Utami di RS Polri Kramat Jati Kamis 21 Agustus 2025.

"Kalau kita lihat dari rekaman CCTV sepi di lokasi, tidak ada pamit apa-apa karena posisi dalam kondisi kerja," ujar Intan.

Jenazah MIP ditemukan di Kampung Karangsambung, RT 8/RW 4, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Kamis pagi, 21 Agustus 2025 sekitar pukul 05.30 WIB.

BACA JUGA:Amar Bank Catat Pertumbuhan Kredit 26,54% di Semester I 2025, Tumbuh Jauh di Atas Rata-Rata Nasional

Banyak yang berkomentar dipostingan video CCTV tersebut bahwa motif pembunuhan ini terjadi lantaran kesenjangan karir.

Kategori :