Kabar Baru! Polisi Tangkap 'Pemain Utama' Kasus Dugaan Pembunuhan Kepala Cabang BRI

Selasa 26-08-2025,13:30 WIB
Reporter : Aan Umilah
Editor : Priya Satrio

JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Kabar terbaru datang dari kasus pembunuhan kepala cabang Bank BRI Cempaka Putih yang bernama Ilham.

Sebelumnya polisi telah mengamankan 4 orang pelaku penculikan Ilham, kini polisi berhasil tangkap 4 pelaku pemain utama pembunuhan.

Penangkapan pemain utama tersebut dijelaskan oleh Kombes Ade Ary Syam Indradi.

BACA JUGA:Pabrik Porsche Leipzig Raih Automotive Lean Production Award 2025 untuk Kategori OEM

Abdul mengatakan pihaknya menangkap pelaku DH, YJ, dan AA pada 23 Agustus 2025 pukul 20.15 WIB di Solo, Jawa Tengah. 

Sementara C ditangkap di daerah PIK, Jakarta Utara, pukul 15.30 WIB pada 24 Agustus 2025.

Saat ini, pemain utama 4 orang tersebut masih diperiksa oleh penyidik untuk mengetahui secara terang benderang siapa saja yang terlibat serta motif kejahatan ini.

"Pelaku berinisial DH, YJ dan AA ditangkap Sabtu, tanggal 23 Agustus 2025, pukul 20.15 WIB, di daerah Solo, Jawa Tengah," kata Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, Abdul Rahim dalam keterangannya Senin 25 Agustus 2025.

BACA JUGA:Primaya Hospital Bekasi Timur Gandeng PBSI Jakarta Selatan Perkuat Layanan Kesehatan Atlet

Perlu diketahui bahwa hasil  autopsi kepala cabang Bank BRI Mohamad Ilham Pradipta menunjukkan adanya bekas luka benda tumpul. 

Luka itu ditemukan pada bagian dada dan leher dimana hal ini menunjukan bahwa Ilham dibunuh menggunakan benda tumpul.

"Ditemukan tanda kekerasan pada bagian luar dan dalam tubuh korban, luka-lukanya bagian dada dan leher akibat benda tumpul," jelas Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polri Kramat Jati Prima Heru Yulihartono di Rumah Sakit Bhayangkara Polri Kramat Jati Senin 25 Agustus 2025.

Merujuk hasil visum dan autopsi tubuh korban, penyebab meninggalnya akibat kekurangan oksigen setelah adanya tekanan pada tulang leher dan dada.

BACA JUGA:Yuk Rebut Hadiahnya! Klik Link DANA Kaget Berhadiah Saldo Rp180.000 HARI Senin 25 Agustus 2025

Tapi, Prima berkata lamanya waktu korban meninggal belum bisa ditentukan.

Kategori :