Tragisnya lagi dalam demo 28 Agustus 2025, selain melindas pengemudi ojol, polisi juga menembakkan gas air mata ke arah rumah susun.
Gas air mata tersebut ditembakkan polisi dari jarak sekitar 10 hingga 20 meter dari gerbang masuk rusun.
Dalam aksi itu, massa juga tampak membakar petasan.
BACA JUGA:Sekiro: No Defeat, Adaptasi Anime dari Game Legendaris Sekiro Resmi Diumumkan di Gamescom 2025
Polisi pun kembali meminta agar tindakan itu dihentikan.
Kemudian, demo depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berlangsung ricuh.
Massa yang melakukan aksi anarkis depan gedung DPR bergerak ke dalam ruas Tol Dalam kota dan melakukan pemblokiran Jalan.
Kendaraan pun akhirnya terhenti dan tidak bisa bergerak.
BACA JUGA:Scarlett Raih Top Brand Award 2025 untuk Kategori Body Serum
Hingga saat ini, masyarakat masih terus meramaikan media sosial meminta keadilan atas kasus terlindasnya pendemo pada tanggal 28 Agustus 2025.