Istana Siapkan Reshuffle Episode Baru, Siapa Duduki Kursi Panas Menko Polkam dan Menpora?

Rabu 17-09-2025,12:26 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, PostingNews.id – Presiden Prabowo Subianto dikabarkan bakal kembali memainkan “kursi musik” kabinet pada Rabu siang, 17 September 2025, di Istana Negara. Dua kursi kosong yang selama ini jadi bahan tebak-tebakan politik—Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)—disebut akan resmi punya penghuni baru.

Kepala Bappisus, Aries Marsudiyanto, dengan gaya diplomat setengah menggoda, cuma bilang reshuffle itu hak prerogatif presiden.

Tapi dia sambil nyeletuk, “Nanti kita lihat,” seolah-olah sedang bikin teaser film blockbuster. Urusan siapa yang dapat kursi? Kata Aries, “Bisa tanya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi,”

Informasi yang beredar di kalangan wartawan menyebut nama Letjen (Purn) Djamari Chaniago ikut masuk bursa Menko Polkam. Ia disebut-sebut bakal jadi pengganti Budi Gunawan yang dicopot awal September lalu.

BACA JUGA:Kasus Terbaru, Pembagian Makan Bergizi Gratis di Bandung Barat Baru Sampai Jam 9 Malam

Sementara kursi itu sampai sekarang masih diisi secara ad interim oleh Menhan Sjafrie Sjamsoeddin—yang jujur saja, sudah pegang dua topi sekaligus.

Untuk Menpora, gosipnya lebih seru. Nama Erick Thohir dan Rahayu Saraswati beredar kencang jadi kandidat pengganti Dito Ariotedjo. Lagi-lagi, Aries hanya mengulang mantra yang sama: “Itu hak prerogatif presiden.” Pras, sang Mensesneg, sampai sekarang masih bungkam soal nama-nama ini—mungkin biar dramanya tetap hidup sampai detik pelantikan.

Bukan kali ini saja Prabowo main reshuffle. Sepekan lalu, 8 September 2025, ia sudah mengganti empat menteri dan satu wakil menteri. Kala itu, kursi Budi Gunawan (Menko Polkam), Budi Arie (Menkop), Dito Ariotedjo (Menpora), Sri Mulyani (Menkeu), dan Abdul Kadir Karding (P2MI) resmi digeser.

Sebagai gantinya, Prabowo menunjuk Mochamad Irfan Yusuf (Menhajum—Menteri Haji dan Umrah), Dahnil Anzar (Wamen Haji dan Umrah), Purbaya Yudhi Sadewa (Menkeu), Mukhtarudin (Menteri P2MI), dan Ferry Juliantono (Menkop). Semua tertuang dalam Keppres Nomor 86 Tahun 2025.

BACA JUGA:10 Rekomendasi Passive Income 2025 yang Bisa Jadi Sumber Penghasilan Tanpa Ribet

Pras buru-buru membantah kalau reshuffle ini dianggap misi “de-Jokowisasi kabinet”. Katanya, semua yang dipilih adalah “putra terbaik bangsa”. Kedengarannya manis, tapi politikus kawakan paham: setiap reshuffle selalu ada aroma pertarungan kursi, bukan sekadar lomba mencari murid teladan.

Kategori :