Kasus Terbaru, Pembagian Makan Bergizi Gratis di Bandung Barat Baru Sampai Jam 9 Malam

Kasus Terbaru, Pembagian Makan Bergizi Gratis di Bandung Barat Baru Sampai Jam 9 Malam

Ilustrasi: Distribusi makan bergizi gratis di Bandung Barat dikritik DPR. Makanan untuk ibu hamil dan balita baru sampai jam 9 malam, dinilai perlu evaluasi BGN.-Foto: IG @badangizinasional.ri-

JAKARTA, Semaraknews.co.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata belum sepenuhnya bikin perut tenang. Di Kabupaten Bandung Barat, ada kasus di mana makanan untuk penerima MBG—yang mayoritas ibu hamil, ibu menyusui, dan balita—baru datang pukul 21.00 WIB.

Anggota Komisi IX DPR Ahmad Ru’yat jadi yang pertama menyoroti. Ia melaporkan temuan itu dalam rapat kerja DPR dengan Badan Gizi Nasional (BGN), Senin, 15 September 2025.

“Saya dapat informasi dan foto-fotonya, makanan untuk ibu hamil dan ibu menyusui sampai diterima jam 21.00 WIB malam. Tentu saat itu mereka sudah terlelap tidur,” kata Ahmad, Selasa, 16 September 2025.

Politikus PKS itu mendesak BGN segera mengevaluasi tata kelola MBG. Kalau distribusi telat, kata dia, program yang niatnya mulia malah jadi bahan olok-olok.

BACA JUGA:Kemhan dan TNI Sulap DPR Jadi Markas Tentara, Semua Dijaga Sampai Toilet Ikut Dikuasai

Ahmad juga minta dapur MBG alias Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bikin menu mingguan atau bulanan yang jelas supaya standar gizi bisa dipantau publik.

“Kalau perlu, ada foto makanan yang diterima siswa sebagai bentuk akuntabilitas,” ujarnya. Dengan begitu, masyarakat bisa menilai langsung apakah kotak makan yang dibagi benar-benar layak atau sekadar jadi formalitas.

Anggaran Rp171 Triliun, Masa Masih Amburadul?

Masalahnya bukan sekadar telat antar makan malam. Anggaran MBG pada 2025 tembus Rp171 triliun. Ahmad mengingatkan, kalau tata kelola masih amburadul, uang sebesar itu rawan jadi pemborosan.

“Jangan sampai prioritas di bidang lain terganggu, sementara di lapangan masih banyak hal yang perlu dievaluasi,” kata dia.

BACA JUGA:5.000 Ojol Siap Turun ke Jalan Besok, Hari Perhubungan Nasional Jadi Ajang Demo Massal

Program ini sejatinya dirancang untuk memastikan gizi ibu hamil, menyusui, dan balita terpenuhi dengan baik. Namun jika distribusi baru tiba pukul 21.00 WIB, tujuan mulia itu bisa meleset dari sasaran.

Pada jam tersebut, sebagian penerima manfaat tentu sudah terlelap, sementara makanan yang datang pun berisiko tidak termanfaatkan optimal. Evaluasi serius mutlak dibutuhkan agar program Makan Bergizi Gratis benar-benar memberi dampak nyata.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya