Ratusan Siswa di Banggai Sumsel Tumbang Usai Santap MBG

Kamis 18-09-2025,12:27 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, Semaraknews.co.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali jadi sorotan. Kali ini bukan soal nasi dingin yang datang malam hari, tapi karena dugaan keracunan massal. Ratusan siswa di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sumatera Selatan, tumbang usai menyantap menu MBG pada Rabu, 17 September 2025.

Hingga Kamis pagi, 251 siswa dari jenjang SD hingga SMA terpaksa dilarikan ke RSUD Trikora Salakan. Dari jumlah itu, 78 siswa masih dirawat intensif, sementara 173 lainnya sudah dipulangkan. 

Mereka berasal dari beberapa sekolah: SMA 1 Tinangkung, SMK 1 Tinangkung, SDN Tompudau, SDN Pembina, SDN Saiyong, dan MTS Alkhairat Salakan.

Gejala Keracunan Massal

Para pelajar menunjukkan gejala yang bikin panik, antara lain gatal-gatal di sekujur tubuh, mual muntah, wajah bengkak, tenggorokan gatal, sesak napas, hingga pusing dan sakit kepala.

Kesimpulan awal, sumber masalah diduga dari lauk ikan cakalang yang disajikan pada menu MBG siang itu. “Diduga terdapat beberapa ekor ikan yang sudah tidak layak konsumsi,” demikian rilis resmi Pemkab Banggai, Kamis 18 September 2025.

BACA JUGA:Soenarko: Geng Solo Jokowi Masih Jadi Virus di Kabinet Prabowo

RSUD Salakan langsung penuh sesak. Pemerintah Kabupaten Banggai menyiapkan tenda darurat di depan rumah sakit untuk menampung pasien baru sekaligus tempat observasi. “Pihak Kesehatan memberikan penanganan pertama dan observasi selama satu kali dua puluh empat jam di RSUD Salakan,” tulis pernyataan Pemkab.

Video yang beredar di media sosial semakin memperlihatkan kepanikan: ada remaja putri yang kejang-kejang di atas ranjang roda, sementara beberapa siswa lain terpaksa dibaringkan di kursi tunggu karena ruangan tidak cukup. Narasi di video itu menyebut ratusan pelajar keracunan usai melahap menu MBG.

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, hingga Kamis pagi 18 September 2025, belum memberikan tanggapan dan konfirmasi soal insiden ini.

Keracunan MBG 2025

Program MBG yang digadang-gadang jadi andalan pemerintahan Prabowo ternyata masih terus diterpa masalah serius. Sepanjang 2025, setidaknya sudah ada enam sampai tujuh kasus besar keracunan massal yang bikin ratusan siswa tumbang. Berikut catatan lengkapnya.

BACA JUGA:Arahan Prabowo ke Qodari: Jaga Program, Jaga Publik Biar Tetap Nurut

1. Februari: Sumba Timur Mulai Jadi Alarm

Insiden pertama tercatat di Sumba Timur, NTT (18 Februari 2025). Sekitar 29 siswa SD Katolik Andaluri mengalami gejala keracunan ringan usai menyantap paket MBG. Untungnya tidak ada yang parah, tapi kasus ini jadi alarm awal bahwa distribusi makanan gratis perlu diawasi ketat.

2. April: Bau Aneh di Bombana

Lanjut ke Bombana, Sulawesi Tenggara (23 April 2025). Sejumlah siswa SDN 33 Kasipute mencium bau tak sedap dari kotak MBG. Dari 1.026 kotak, 53 dinyatakan tidak layak konsumsi. Beberapa siswa mengalami mual dan muntah. Kasus ini lebih ke masalah kualitas bahan dan higienitas, bukan sekadar salah olah.

Kategori :

Terpopuler