Skandal Mutasi Kepsek SMP 1 Prabumulih: Nama Wali Kota Arlan Jadi Sorotan, KPK Turun Tangan Periksa LHKPN

Kamis 18-09-2025,21:56 WIB
Reporter : Darmawan
Editor : Darmawan

SEMARAKNEWS.CO.ID - Jagat media sosial dalam beberapa hari terakhir dihebohkan dengan isu mutasi Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah.

Nama Wali Kota Prabumulih, Arlan, sontak jadi sorotan publik setelah isu ini berkembang liar di masyarakat.

Awalnya, Roni disebut mendadak diberhentikan dari jabatannya pada Senin, 15 September 2025. Isu pun bergulir kencang bahwa pencopotan itu ada kaitannya dengan teguran terhadap anak dari Wali Kota Arlan yang kedapatan membawa mobil ke dalam area sekolah.

Kabar tersebut cepat menyebar, memicu perdebatan, hingga banyak warganet menilai Arlan arogan bila benar memutasi kepsek hanya karena urusan pribadi.

Sorotan Publik dan KPK Ikut Bergerak

Tidak hanya publik di media sosial, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga kini menaruh perhatian pada harta kekayaan Arlan.

BACA JUGA:Kia Indonesia Gelar Service Clinic on Tour 2025, Hadir di Enam Kota dengan Promo Menarik

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut pihaknya akan menelusuri lebih dalam soal Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Arlan.

“Kalau bicara kepatuhan LHKPN, bukan hanya soal waktu pelaporan, tapi juga keakuratan isi dokumen. Apakah benar, lengkap, dan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya,” ujar Budi di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (17/9/2025).

Budi juga mengapresiasi masyarakat yang aktif ikut mengawasi kekayaan pejabat. Menurutnya, keterlibatan publik menjadi bagian penting dari upaya pencegahan korupsi.

Hotman Paris Turut Bersuara

Isu mutasi ini semakin panas ketika pengacara kondang Hotman Paris ikut angkat bicara melalui akun Instagram pribadinya pada 16 September 2025.

Dalam unggahannya, Hotman mendesak Mendagri dan Gubernur Sumatera Selatan untuk turun tangan dan memulihkan jabatan kepsek yang diberhentikan.

“Mendagri dan Gubernur harus bertindak! Pulihkan jabatan kepala sekolah ini,” tulis Hotman.

Pernyataan itu membuat publik semakin ramai menyoroti langkah yang diambil Wali Kota Arlan.

Klarifikasi Wali Kota Arlan

Tak tinggal diam, Arlan langsung mengeluarkan klarifikasi lewat sebuah video resmi.

Ia membantah tuduhan bahwa dirinya mencopot Roni dari jabatan kepsek. Menurutnya, kabar tersebut adalah hoaks.

“Saya belum memindahkan, baru menegur Pak Roni karena di sekolah itu ada masalah kasus yang membuat anak-anak tidak betah,” kata Arlan.

Terkait isu anaknya membawa mobil ke sekolah, Arlan juga menegaskan hal itu tidak benar.

“Itu hoax. Anak saya diantar ke sekolah, tidak membawa mobil sendiri. Dan jika hal ini menimbulkan kesalahpahaman, saya minta maaf kepada Pak Roni dan masyarakat,” imbuhnya.

Ajudan Presiden Prabowo Sebut Kasus Selesai

BACA JUGA:Rekomendasi Obat Pilek Terbaik di Apotek, Cepat Atasi Hidung Tersumbat

Menariknya, ajudan Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah, juga ikut menengahi kasus ini. Lewat akun Instagram pribadinya, ia menyatakan bahwa Roni akan kembali menjabat sebagai kepala sekolah di SMP 1 Prabumulih.

“Sudah selesai ya, kepala sekolahnya akan kembali bertugas ke sekolah asal, dan satpamnya juga akan kembali bertugas di sekolah asal,” tulis Rizky pada 16 September 2025.

Pernyataan ini membuat publik lega meski tetap menyisakan tanda tanya soal duduk perkara sebenarnya.

Catatan Penting: LHKPN Wali Kota Jadi Sorotan

Meski drama mutasi kepsek ini sudah mereda, kasus tersebut menyisakan catatan penting. Sorotan kini beralih ke transparansi harta kekayaan Wali Kota Prabumulih, Arlan.

 

Publik menanti hasil pemeriksaan KPK atas LHKPN yang dilaporkan. Jika ditemukan kejanggalan, tentu hal ini bisa berbuntut panjang pada karier politik Arlan.

Kategori :