BACA JUGA:Mengerikan! Seorang Anak Indigo Meramal Akan Ada Gempa Megathrust yang Memicu Tsunami di Indonesia
Namun, sebagian besar warga masih sibuk menyelamatkan barang-barang berharga dari reruntuhan rumah mereka.
“Membangun kembali rumah kami sangat sulit sekarang... Uang menjadi masalah utama,” ungkap Vilma Lagnayo, warga Manay lainnya.
Kenangan Pahit Gempa Besar 1976
Gempa bumi besar di Filipina bukan hal baru. Negara ini berada di kawasan “Cincin Api Pasifik”, wilayah yang terkenal dengan aktivitas vulkanik dan seismik tinggi.
Pada tahun 1976, gempa berkekuatan 8,0 skala Richter di lepas pantai barat daya Mindanao memicu tsunami yang menewaskan atau menyebabkan hilangnya sekitar 8.000 jiwa dan menjadi salah satu bencana paling mematikan dalam sejarah Filipina.
Hingga kini, otoritas setempat terus melakukan evakuasi dan penilaian terhadap kerusakan infrastruktur, sambil mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan longsor di wilayah perbukitan.