Prabowo Subianto Umumkan Rencana Besar: Indonesia Akan Punya Mobil Buatan Sendiri dalam 3 Tahun!

Selasa 21-10-2025,14:49 WIB
Reporter : Darmawan
Editor : Darmawan

SEMARAKNEWS.CO.ID - Presiden Prabowo Subianto memaparkan capaian pemerintahan yang telah berjalan selama satu tahun, sekaligus membocorkan rencana ambisius ke depan.

Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah tekad pemerintah untuk memproduksi mobil buatan Indonesia dalam waktu tiga tahun ke depan.

“Belum merupakan prestasi, tapi kita sudah mulai rintis. Kita akan punya mobil buatan Indonesia dalam 3 tahun yang akan datang,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).

Pernyataan ini langsung menjadi sorotan publik. Pasalnya, proyek mobil nasional telah lama menjadi impian bangsa — dan kini tampaknya benar-benar akan diwujudkan.

BACA JUGA:Promo Terbaru J.CO Sweet Twist 20-31 Oktober 2025: Dapat Paket 1/2 Dozen Donuts + J.COOL Cuma Rp 90.000

Dana dan Lahan Pabrik Sudah Disiapkan

Presiden Prabowo menegaskan, proyek besar ini bukan sekadar wacana. Ia mengungkapkan bahwa anggaran dan lahan untuk pabrik mobil nasional sudah dialokasikan. Saat ini, tim teknis sudah bekerja dan mulai menyiapkan tahap produksi awal.

“Saya sudah alokasikan dana, sudah kita siapkan lahan untuk pabrik-pabriknya. Sedang bekerja sekarang tim. Kita sudah menghasilkan jip buatan Indonesia,” ujarnya.

Mobil jip yang dimaksud Prabowo adalah Pindad Maung, kendaraan taktis buatan PT Pindad (Persero) yang selama ini dikenal tangguh di medan berat.

Pindad Maung, Simbol Kebanggaan Produk Dalam Negeri

Nama Pindad Maung semakin populer sejak digunakan langsung oleh Prabowo Subianto dalam berbagai kegiatan resmi. Bahkan, sejak menjabat sebagai Presiden, Prabowo memilih Pindad Maung Garuda Limousin sebagai kendaraan dinasnya.

“Jadi sekarang pejabat-pejabat, perwira-perwira kita bangga tidak pakai jip buatan negara lain. Kita pakai jip buatan kita sendiri,” ucap Prabowo dengan tegas.

Ia menambahkan, kebanggaan menggunakan produk dalam negeri harus dimulai dari para pemimpin dan pejabat negara. “Komandan pasukan kita kalau naik kendaraan, mimpin pasukan, dia bangga pakai jip buatan Indonesia. Presidenmu pakai jip buatan Indonesia,” tambahnya.

Prabowo Hampir “Lupa” Pakai Maung

Di tengah suasana sidang yang serius, Prabowo sempat melontarkan cerita ringan soal kebiasaannya menggunakan mobil Maung. Ia bercerita sempat tergoda untuk menggunakan mobil mewah Alphard, namun langsung tersadar bahwa dirinya harus memberi teladan.

“Kemarin saya berangkat, saya mau incognito. Jadi saya tidak pakai mobil biasa, saya pakai Alphard. Sudah lama saya enggak menikmati Alphard, enak juga ini. Tapi etts, Prabowo ingat kamu Presiden Republik Indonesia, kamu harus beri contoh. Jadi pakai Maung terus,” katanya sambil tersenyum.

Kisah tersebut disambut tawa para peserta sidang. Namun di balik candaan itu, tersirat pesan kuat tentang semangat nasionalisme dan kebanggaan terhadap produk dalam negeri.

BACA JUGA:Bansos PKH dan BPNT Cair Oktober 2025, Begini Cara Cek Nama Penerima

Mobil Nasional: Simbol Kemandirian Teknologi

Langkah Prabowo ini disebut sebagai bagian dari upaya besar menuju kemandirian industri otomotif nasional. Dengan hadirnya pabrik mobil buatan Indonesia, diharapkan ke depan Indonesia tidak hanya menjadi pasar otomotif global, tapi juga produsen kendaraan karya anak bangsa.

Pemerintah berkomitmen mendukung pengembangan teknologi lokal melalui sinergi antara BUMN, swasta nasional, dan lembaga riset. Jika proyek ini berjalan lancar, dalam tiga tahun ke depan, publik bisa menyaksikan mobil buatan Indonesia meluncur di jalanan Tanah Air.

Dukungan dan Harapan Publik

Rencana Presiden Prabowo mendapat banyak sambutan positif dari masyarakat. Banyak yang menilai, langkah ini bisa membuka lapangan kerja baru, memperkuat industri komponen lokal, serta mengangkat citra bangsa di mata dunia.

 

Namun, tantangan tentu tidak kecil. Pengembangan teknologi otomotif memerlukan waktu, riset, dan kolaborasi lintas sektor. Meski begitu, optimisme publik cukup tinggi, terutama melihat keseriusan pemerintah yang telah menyiapkan dana dan lahan pabrik sejak awal.

Kategori :