JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Dua kecelakaan melibatkan kereta api terjadi di wilayah kerja Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta pada Selasa 4 November 2025.
Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan keprihatinan mendalam dan kembali mengingatkan masyarakat agar menjauhi area rel demi keselamatan bersama.
Kecelakaan Pertama: Warga Klaten Tewas Tertemper KA Lodaya
Kejadian pertama berlangsung sekitar pukul 07.55 WIB, ketika KA Lodaya relasi Solo Balapan–Bandung melintas di kilometer 151+9 antara Brambanan dan Maguwo.
Di lokasi tersebut, kereta menabrak seorang warga Klaten yang diketahui berada di jalur rel saat kereta melintas.
BACA JUGA:Auto Cair Rp600 Ribu! Begini Cara Cek Status BSU 2025 Lewat Situs Resmi
Korban meninggal dunia di tempat, dan jenazah segera dievakuasi ke RS Bhayangkara Kalasan. Proses penanganan dilakukan oleh Polsek Prambanan.
Tidak ada korban dari pihak penumpang maupun awak KA. Setelah dilakukan pemeriksaan teknis terhadap rangkaian, perjalanan kereta dilanjutkan kembali sekitar pukul 08.02 WIB.
Kecelakaan Kedua: Mobil dan Motor Tertabrak KA Bangunkarta
Beberapa jam berselang, insiden serupa terjadi di jalur yang sama sekitar pukul 10.35 WIB.
Kali ini, KA Bangunkarta yang melaju dari arah timur menabrak mobil dan sepeda motor di perlintasan sebidang antara Stasiun Brambanan dan Maguwo.
Peristiwa tragis itu menewaskan tiga orang di tempat kejadian dan menyebabkan empat lainnya luka-luka.
BACA JUGA:Masih Berlaku! Daftar Provinsi yang Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan November 2025, Cek Wilayahmu
Korban luka telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Petugas kepolisian bersama tim KAI segera menutup lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan awal untuk memastikan penyebab kecelakaan.
KAI Daop 6 Yogyakarta: Turut Berduka dan Fokus pada Penanganan Korban
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga para korban dan menegaskan bahwa KAI akan memberikan pendampingan penuh selama proses penanganan berlangsung.
“Kami sangat berduka atas insiden yang terjadi di wilayah Daop 6. KAI akan memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban serta membantu proses penanganan hingga tuntas,” ujar Feni.