5 Kesalahan Fatal dalam Menanam Sayuran Hidroponik yang Wajib Dihindari Pemula

Kamis 13-11-2025,16:20 WIB
Reporter : Jeany Pohan
Editor : Priya Satrio

JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Menanam sayuran dengan sistem hidroponik kini semakin populer karena praktis, hemat lahan, dan hasilnya bisa lebih cepat dipanen.

Namun, tidak sedikit pemula yang gagal saat memulai—akar membusuk, daun layu, bahkan tanaman mati sebelum bisa dipanen.

Tenang, kamu tidak sendirian! Banyak pemula yang melakukan kesalahan yang sama tanpa disadari.

Berikut lima kesalahan fatal dalam menanam hidroponik dan cara menghindarinya agar sayuran tumbuh subur dan siap panen berkali-kali.

BACA JUGA:Bansos November 2025 Resmi Dibuka! Ini Cara Daftar PKH, BPNT, dan KKS Buat yang Belum Pernah Dapat, Dijamin Gratis & Gak Ribet!

1. Tidak Pernah Memulai Menanam

Kesalahan pertama yang paling sering terjadi adalah tidak mulai-mulai.

Banyak orang sudah membeli paket hidroponik lengkap, menonton berbagai video tutorial, tapi belum juga mencoba karena takut gagal, sibuk, atau malas memulai.

Padahal, langkah pertama menuju keberhasilan adalah aksi nyata. Cobalah langsung praktik, meskipun hasil awal belum sempurna. Dari pengalaman itulah kamu akan belajar memperbaiki dan meningkatkan hasil panen berikutnya.

2. Tidak Membaca Panduan Penanaman

Kesalahan kedua adalah mengabaikan panduan hidroponik.

Setiap jenis sayuran memiliki cara tanam yang berbeda. Misalnya, untuk kangkung, satu rockwool bisa diisi 5–9 biji benih karena batangnya tumbuh tinggi dan tidak membutuhkan jarak tanam lebar.

Namun, untuk sayuran seperti pakcoy atau selada, cukup tanam satu benih per rockwool karena pertumbuhannya melebar. Jika salah dalam jumlah benih, hasil panen bisa tidak maksimal. Jadi, selalu baca dan pahami panduan sebelum menanam!

BACA JUGA:Bansos November 2025 Resmi Dibuka! Ini Cara Daftar PKH, BPNT, dan KKS Buat yang Belum Pernah Dapat, Dijamin Gratis & Gak Ribet!

3. Lupa Mengecek Air dan Nutrisi

Salah satu kunci utama keberhasilan hidroponik adalah menjaga kestabilan air dan nutrisi tanaman.

Karena sistem ini tidak menggunakan tanah, air menjadi media utama bagi akar untuk menyerap nutrisi. Banyak pemula lupa mengecek air di wadah, sehingga tanaman kekeringan dan akhirnya mati.

Pastikan air tidak sampai habis dan selalu tambahkan larutan nutrisi hidroponik saat volume air berkurang. Jangan hanya menambah air biasa, karena tanaman butuh asupan mineral agar tetap subur.

Kategori :

Terpopuler