Menutup pernyataannya, Dzulfahmi menegaskan bahwa FPN berdiri bersama Dewan Syuriyah dalam proses ini.
"Keputusan ini harus dilihat sebagai upaya mengembalikan NU ke jalur yang benar. Bukan soal individu, bukan soal jabatan—ini tentang masa depan NU,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembenahan hanya mungkin terwujud jika semua pihak mengutamakan kepentingan organisasi di atas ambisi personal maupun kelompok.
Kategori :