JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi mengimbau seluruh operator transportasi untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Ia menegaskan bahwa keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama di seluruh moda transportasi, mulai dari darat, laut, udara, hingga perkeretaapian.
Peringatan ini disampaikan menyusul prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menunjukkan potensi hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat pada Minggu, 21 Desember 2025r hingga Senin, 22 Desember 2025.
Informasi tersebut dipaparkan dalam Posko Pusat Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
BACA JUGA:Bukan Obat Mahal! Cara Simpel Ini Bikin Otak Terlihat Lebih Muda Menurut Ilmuwan
Koordinasi Intensif dengan BMKG Jadi Kunci
Menhub menekankan pentingnya koordinasi yang intens dan berkelanjutan dengan BMKG, baik sebelum maupun selama operasional perjalanan.
Langkah ini dinilai krusial untuk meminimalkan risiko gangguan keselamatan sekaligus menjaga kelancaran layanan transportasi.
Menurutnya, kesiapsiagaan operasional perlu ditingkatkan, termasuk melakukan penyesuaian jadwal atau rute bila kondisi cuaca memburuk.
BACA JUGA:Tragedi Tol Krapyak Semarang: 16 Penumpang Tewas, Sopir Bus Selamat
Wilayah Darat Berisiko Hujan Lebat
Untuk jalur darat, BMKG memprakirakan hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, antara lain:
sebagian Banten dan DKI Jakarta,
Jawa Barat dan Jawa Timur,
Nusa Tenggara Timur,
Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah,
hingga Papua Pegunungan.