JAKARTA, SEMARAKNEWS.CO.ID - Tanpa disadari, kualitas udara di dalam rumah sering kali lebih buruk dibandingkan udara luar.
Berbagai studi, termasuk riset dari Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), menyebutkan bahwa udara di dalam ruangan dapat mengandung polutan berbahaya dalam kadar tinggi.
Polutan tersebut berasal dari debu, asap rokok, asap masakan, sisa pembakaran kendaraan yang terperangkap, hingga residu bahan kimia dari pembersih rumah, pengharum ruangan, plastik, dan peralatan elektronik.
Sebagai solusi alami, NASA merekomendasikan penggunaan tanaman hijau dalam ruangan. Beberapa jenis tanaman tidak hanya mempercantik interior rumah, tetapi juga mampu menyerap debu, menetralisir racun, dan membantu meningkatkan kualitas udara.
Berikut ini 10 tanaman indoor terbaik yang cantik sekaligus menyehatkan untuk rumah Anda.
BACA JUGA:Kabar Baik! Bansos BPNT Tahap 4 Cair Lagi di Bulan Januari 2026, Simak Informasinya di Sini
1. Peace Lily (Spathiphyllum)
Peace lily dikenal dengan bunganya yang putih elegan dan daunnya yang hijau mengilap. Tanaman ini terbukti mampu menyerap racun seperti benzena, formaldehida, trichloroethylene, hingga amonia. Perawatannya relatif mudah karena tidak membutuhkan banyak cahaya dan air, sehingga cocok untuk pemula.
2. Lidah Mertua (Sansevieria)
Lidah mertua adalah salah satu tanaman indoor paling populer dan tahan banting. Tanaman ini efektif menyerap karbon dioksida, karbon monoksida, benzena, serta formaldehida. Keunggulan lainnya, sansevieria tetap tumbuh baik meski jarang disiram dan dapat bertahan di berbagai kondisi ruangan.
3. Spider Plant (Tanaman Laba-Laba)
Spider plant sangat cocok dijadikan tanaman gantung di ruang tamu atau teras. Selain tampil cantik, tanaman ini mampu mengurangi polutan kimia seperti formaldehida dan xilena. Perawatannya mudah, cukup disiram dua hingga tiga kali seminggu.
4. Karet Hias (Rubber Plant)
Tanaman karet hias memiliki daun lebar dan mengilap yang efektif menyerap karbon monoksida dan berbagai zat kimia berbahaya. Letakkan di sudut ruangan dengan cahaya cukup terang untuk hasil terbaik. Perawatannya cukup sederhana, hanya perlu menjaga kelembapan tanah dan membersihkan daunnya secara rutin.
BACA JUGA:10 Motor Matic Terbaik 2026 yang Kuat di Tanjakan dan Siap Gas Pol!
5. Palem Bambu
Palem bambu sangat ideal untuk ruangan indoor karena mampu menangkal formaldehida, benzena, dan karbon monoksida. Tanaman ini menyukai cahaya terang dan area lembap, namun tidak boleh terlalu sering disiram agar akarnya tidak membusuk.
6. Suplir
Suplir termasuk tanaman paku-pakuan dengan tampilan hijau lembut yang menenangkan. Selain memberikan efek relaksasi visual, suplir juga membantu menyerap formaldehida dan mengurangi dampak radiasi dari perangkat elektronik seperti komputer dan televisi.
7. Lidah Buaya (Aloe Vera)
Lidah buaya terkenal dengan manfaatnya untuk kesehatan kulit, tetapi juga sangat efektif sebagai pembersih udara. Satu tanaman lidah buaya bahkan disebut setara dengan beberapa alat pembersih udara alami karena kemampuannya menyerap karbon dioksida, karbon monoksida, dan formaldehida.
BACA JUGA:Pemkot Tangerang Buka Pelatihan Kerja Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftarnya