Prediksi Harga Emas Antam Hari Ini Selasa 12 Januari 2026: Investor Pantau Peluang Kenaikan Awal Pekan!

Senin 12-01-2026,06:00 WIB
Reporter : Jeany Pohan
Editor : Priya Satrio

Secara bulanan, tren kenaikan terlihat jelas, dengan harga emas Antam melonjak dari Rp2.403.000 ke Rp2.602.000 per gram, menandakan sentimen bullish masih mendominasi pasar logam mulia domestik.

BACA JUGA:HP Perkenalkan AI PC hingga Printer Cerdas, Ini Terobosan Besar di CES 2026

Perbandingan Harga Emas di Pegadaian

Di Pegadaian, emas Antam masih menjadi produk dengan harga tertinggi. Untuk ukuran 1 gram:

- Antam: Rp2.602.000

- UBS: Rp2.676.000 (buyback Rp2.456.000)

- Galeri 24: Rp2.622.000 (buyback Rp2.459.000)

Sementara untuk ukuran besar:

- Antam 1 kg: Rp2.796.860.000

- UBS 500 gram: Rp1.297.737.000

- Galeri 24 1 kg: Rp2.541.184.000

Harga Antam yang lebih tinggi dinilai wajar karena didukung sertifikasi resmi, likuiditas tinggi, dan permintaan lokal yang kuat.

Harga Emas Dunia Jadi Penopang

Di pasar global, harga emas spot hari ini berada di kisaran USD 4.496 per ons, naik sekitar 0,5 persen. Secara mingguan, emas berpotensi mencatatkan kenaikan hingga 3,9 persen, sementara tren bulanan sudah menguat sekitar 6,7 persen.

Penguatan ini didorong oleh data penggajian Amerika Serikat yang melemah, serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik global. Di sisi lain, nilai tukar rupiah yang stabil di sekitar Rp16.200 per dolar AS membantu menahan tekanan harga emas impor di dalam negeri.

BACA JUGA:NeutraDC Perkuat Peran Indonesia sebagai AI Hub Asia Tenggara Lewat Infrastruktur Data Center Skala Besar

Prediksi Harga Emas Antam Besok

Jika harga emas dunia mampu menembus level resistance USD 4.526 per ons, maka harga emas Antam berpotensi naik Rp20.000–Rp30.000 per gram, menuju area Rp2.622.000 hingga Rp2.632.000.

Kenaikan tersebut juga diperkirakan akan diikuti oleh harga buyback, yang berpeluang naik sekitar Rp15.000–Rp25.000 per gram. Data sementara menunjukkan volume transaksi emas di Pegadaian meningkat sekitar 10–15 persen, seiring meningkatnya minat beli investor ritel.

Kategori :