SEMARAKNEWS.CO.ID - Kabar baik bagi para profesional muda yang ingin berkarier di sektor pertanahan dan tata ruang.
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali membuka lowongan kerja tahun anggaran 2026. Melalui Direktorat Pemberdayaan Tanah Masyarakat, Direktorat Jenderal Penataan Agraria, Kementerian ATR/BPN membuka rekrutmen Konsultan Perorangan Teknis yang akan terlibat langsung dalam program strategis pemberdayaan tanah masyarakat. Rekrutmen ini menjadi kesempatan emas bagi lulusan perguruan tinggi yang memiliki kompetensi teknis dan pengalaman kerja untuk berkontribusi dalam pelaksanaan reforma agraria nasional. Dalam pengumuman resminya, Kementerian ATR/BPN membuka formasi untuk 2 (dua) orang Konsultan Perorangan Teknis. Tenaga konsultan yang terpilih akan menjalani masa kontrak selama 10 bulan dengan sistem kerja penuh waktu (full time). Program ini dirancang untuk mendukung pelaksanaan kegiatan pemberdayaan tanah masyarakat, sekaligus mendorong keterlibatan tenaga ahli muda dari berbagai disiplin ilmu yang relevan.Kualifikasi Pendidikan yang Dibutuhkan
BACA JUGA:Skandal Naturalisasi Guncang Sepak Bola Malaysia, Seluruh Exco FAM 2025–2029 Mundur Massal Pelamar wajib memiliki latar belakang pendidikan Strata Satu (S1) dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan ketentuan:IPK minimal 3,00 (skala 4,0)
Geografi
Geodesi / Geomatika
Planologi / Perencanaan Wilayah dan Kota
Pertanian
Kehutanan
Persyaratan Umum Pelamar
BACA JUGA:Resmi Murah! Daftar 10 HP Samsung yang Anjlok Harga Awal Tahun 2026 Selain kualifikasi pendidikan, pelamar juga harus memenuhi persyaratan umum sebagai berikut:Warga Negara Indonesia (WNI)
Sehat jasmani dan rohani
Memiliki pengalaman kerja minimal 3 (tiga) tahun, dibuktikan dengan Surat Keterangan Pengalaman Kerja
Usia maksimal 30 tahun
Persyaratan Khusus yang Perlu Diperhatikan
Kementerian ATR/BPN juga menetapkan sejumlah persyaratan khusus bagi calon konsultan, di antaranya:Diutamakan memiliki pengalaman di bidang pemberdayaan masyarakat
Mampu bekerja sama dalam tim serta memiliki komitmen kerja yang kuat
Memiliki kemampuan mengidentifikasi dan mengolah data kuantitatif maupun kualitatif
Mampu menghitung peningkatan pendapatan subjek penerima reforma agraria
Memiliki kemampuan komunikasi, presentasi, dan analisis yang baik sesuai kaidah Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI)
Kemampuan Teknis yang Dibutuhkan
Pelamar juga diharapkan memiliki kemampuan teknis pendukung, seperti:Mampu mengoperasikan komputer dengan baik
Menguasai atau familiar dengan ArcGIS, Microsoft Office, aplikasi desain grafis, aplikasi spasial, maupun audio-visual
Terbiasa menggunakan dan mengelola media sosial
Sanggup bekerja di bawah tekanan dan target waktu yang ketat
Bekerja penuh waktu (full time)
Mulai bekerja pada 9 Februari 2026