Fenomena Tanah Retak dan Gempa di Jawa Tengah 2026, Antara Fakta Geologi dan Ramalan Jayabaya

Jumat 20-02-2026,15:39 WIB
Reporter : Jeany Pohan
Editor : Priya Satrio

Menurut ahli geologi, tanah lempung memiliki kemampuan menyimpan air dalam jumlah besar.

Saat curah hujan ekstrem terjadi berhari-hari, tanah menjadi jenuh dan kehilangan kekuatan geser sehingga memicu pergerakan lereng.

BACA JUGA:Jelang Peluncuran, Interior BYD Racco Terungkap! Kei Car Listrik Mungil Ini Siap Tantang Pasar EV

4. Tanah Ambles di Pekalongan

Fenomena serupa juga terjadi di wilayah Pekalongan, namun kali ini di bantaran sungai.

Tanah ambles di Pekalongan 2026 dipicu oleh erosi air sungai yang menggerus bagian bawah tanah secara perlahan.

Ketika struktur penopang tanah melemah, longsoran terjadi secara tiba-tiba meskipun prosesnya sudah berlangsung lama di bawah permukaan.

Kejadian ini memperlihatkan bahwa bencana tanah bergerak di Jawa tidak selalu dipicu gempa, tetapi juga faktor hidrologi.

5. Hujan Ekstrem Dipengaruhi Monsun Asia

Data cuaca menunjukkan bahwa akhir Januari hingga awal Februari 2026 dipengaruhi oleh monsun Asia dan angin baratan.

Kondisi tersebut meningkatkan potensi hujan ekstrem di Jawa 2026 yang berlangsung beberapa hari berturut-turut.

Air hujan yang meresap jauh ke dalam tanah meningkatkan tekanan pori tanah dan mengurangi kestabilan lereng.

Selama intensitas hujan tinggi masih terjadi, risiko tanah longsor dan pergerakan tanah di Jawa Tengah tetap perlu diwaspadai.

6. Perubahan Tutupan Lahan Tingkatkan Risiko

Para peneliti juga menyoroti faktor lingkungan dalam kasus tanah retak di Jawa Tengah 2026.

Berkurangnya vegetasi dan perubahan tutupan lahan membuat tanah kehilangan daya ikat alami dari akar pohon.

Tanpa penahan alami, air hujan lebih cepat meresap dan mempercepat kejenuhan tanah.

Perubahan tutupan lahan bukan satu-satunya penyebab, namun menjadi faktor yang memperbesar risiko gerakan tanah.

7. Ramalan Jayabaya Kembali Diperbincangkan

Di tengah berbagai kejadian tersebut, ramalan kuno dari Jayabaya kembali menjadi perbincangan publik.

Kategori :