5 Jenis Sayuran yang Bisa Dipanen Berkali-Kali Tanpa Tanam Ulang, Cocok untuk Bisnis Rumahan

Kamis 26-02-2026,21:17 WIB
Reporter : Jeany Pohan
Editor : Priya Satrio

Kemangi juga cocok untuk budidaya sayuran di pot karena perawatannya sederhana dan tidak membutuhkan lahan luas.

BACA JUGA:5 Rekomendasi Drama Sejarah Korea Terbaik untuk Teman Ngabuburit: Visualnya Bikin Manjakan Mata!

3. Seledri, Sayuran Dapur yang Mudah Dibudidayakan

Budidaya daun seledri panen berulang termasuk usaha pertanian yang minim risiko dan mudah dilakukan pemula.

Sebagai bumbu dapur populer, seledri digunakan dalam sup, salad, dan berbagai olahan makanan sehat.

Metode panen bertahap daun seledri memungkinkan tanaman tetap tumbuh setelah sebagian batang dipotong.

Keunggulan tanam seledri di pekarangan rumah adalah daya adaptasinya terhadap berbagai jenis tanah.

Permintaan pasar terhadap seledri segar berkualitas menjadikannya komoditas yang bernilai ekonomis.

4. Bayam, Sayuran Bergizi dengan Siklus Cepat

Budidaya bayam panen berkali-kali menjadi pilihan tepat bagi petani pemula karena modalnya terjangkau.

Sebagai sayuran kaya nutrisi, bayam memiliki pasar luas di kalangan konsumen sehat.

Teknik panen bertahap daun bayam memungkinkan tanaman tetap menghasilkan selama musim tanam berlangsung.

Siklus tumbuh bayam cepat panen 3–4 minggu membuat petani bisa memperoleh beberapa kali panen dalam satu musim.

Metode tanam bayam di lahan sempit juga dapat dilakukan menggunakan pot besar atau polybag.

BACA JUGA:4 Rekomendasi Motor Listrik Roda 3 Kabin Tertutup 2026: Muat 250 Kg, Harga Mulai Rp18 Jutaan!

5. Leunca, Tanaman Liar yang Bernilai Ekonomis

Budidaya leunca panen berulang semakin diminati karena tanaman ini mudah tumbuh di berbagai kondisi cuaca.

Sebagai sayuran tradisional khas Sunda, leunca sering dijadikan lalapan atau bahan masakan rumahan.

Teknik panen potong pada tanaman leunca memungkinkan pertumbuhan tunas baru tanpa harus menanam ulang.

Kategori :