Ia mengaku kalau shockbreaker motornya pernah diganti karena terlalu sering membawa penumpang yang memiliki berat badan berlebih (big size).
"Motor gue itu shock (shockbreaker)-nya pernah gue ganti gara-gara keseringan bawa penumpang yang big size," ungkap sang driver.
Selain itu, tujuan ia membagikan konten tersebut untuk memberikan edukasi bahwa layanan ojek online sebenarnya menyediakan pilihan kendaraan dengan ukuran yang lebih besar demi keselamatan dan kenyamanan bersama.
BACA JUGA:Viral Penampilan Drum Band MTSN 7 Sungai Bahar Batal Gegara Kejutan Ultah untuk Camat
"Itu untuk penumpang yang big size supaya driver nyaman, penumpang nyaman, keselamatan pun nyaman," lanjutnya.
Driver ojol tersebut juga membantah tuduhan telah melakukan perundungan pada sang siswi.
Meski demikian, ia menyadari kekeliruannya lantaran membagikan konten yang menyinggung pihak lain di media sosial.
Menutup klarifikasinya, ia meminta maaf atas ketidaknyamanan yang muncul akibat konten yang diunggahnya.
"Sekali lagi mohon maaf buat netizen-netizen yang budiman, mohon dimaafkan. Terima kasih," tutup sang driver.