Viral LCC Empat Pilar MPR RI 2026 Tuai Kritik, Juri dan MC Langsung Dinonaktifkan

Viral LCC Empat Pilar MPR RI 2026 Tuai Kritik, Juri dan MC Langsung Dinonaktifkan

Viral Lomba Cerdas Cermat MPR RI Tuai Sorotan, Keputusan Juri Tuai Kritik NetizenĀ -Instagram @fakta.indo-

SEMARAKNEWS.CO.ID --- Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat SMA di Kalimantan Barat mendadak jadi bahan perbincangan panas di media sosial, sob. Bukan karena persaingan antarpeserta yang sengit, tapi gara-gara keputusan juri yang dianggap tidak konsisten saat memberikan penilaian di babak final.

Cuplikan video final lomba itu viral di berbagai platform setelah netizen menilai ada ketidakadilan terhadap salah satu tim peserta. Banyak warganet bahkan menyebut momen tersebut sebagai salah satu kontroversi paling ramai dalam ajang pelajar tahun ini.

Peristiwa ini akhirnya memancing respons resmi dari MPR RI yang langsung mengambil tindakan tegas terhadap pihak terkait.

BACA JUGA:Lowongan Kerja 1.000 Pramudi Mikrotrans Dibuka, Pemprov DKI dan Baznas Ajak Warga Gabung Transportasi Publik

Kronologi Viral LCC Empat Pilar MPR RI 2026

Final LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar digelar pada 9 Mei 2026 dengan menghadirkan tiga sekolah terbaik, yakni SMAN 1 Sanggau sebagai Regu A, SMAN 1 Sambas sebagai Regu B, dan SMAN 1 Pontianak sebagai Regu C.

Suasana mulai memanas ketika salah satu juri memberikan pertanyaan tentang lembaga yang pertimbangannya wajib diperhatikan DPR dalam pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Siswi dari Regu C kemudian menjawab:

“Anggota Badan Pemeriksa Keuangan dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah dan diresmikan oleh Presiden.”

Namun anehnya sob, jawaban tersebut justru dianggap salah oleh juri dan membuat Regu C mendapat pengurangan nilai minus lima.

Tak lama setelah itu, pertanyaan yang sama dilempar ke Regu B dari SMAN 1 Sambas. Yang bikin publik makin heran, jawaban yang diberikan ternyata dinilai sama persis dengan jawaban Regu C.

Bedanya, kali ini juri menyatakan jawaban tersebut benar dan memberikan nilai penuh.

BACA JUGA:Jakarta Gelap 1 Jam! Pemprov DKI Jadwalkan Pemadaman Lampu Serentak 2026, Ini Lokasi dan Tujuannya

Protes Peserta Jadi Sorotan Netizen

Merasa dirugikan, siswi dari Regu C langsung melayangkan protes kepada dewan juri. Ia menegaskan bahwa jawaban yang diberikan sebenarnya sama persis dengan jawaban Regu B.

Salah satu juri kemudian berdalih bahwa jawaban Regu C dianggap kurang jelas saat menyebut unsur pertimbangan dari DPD.

Temukan konten semaraknews.co.id menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya